Iklan


 

Robert Nong Soni
25 Des 2020, 03.03 WIB
News

Dukung Polri di Hari Raya Natal dan Tahun Baru, Pemdes di Flotim Sebarkan Pamflet

Kornelius Kopong Herin, Aparat Desa Kalike, Kecamatan Solor Selatan, Kabupaten Flotim, saat memasang pamflet Imbauan Kamtibmas di tempat umum di wilayah Desa Kalike, Rabu (22/12/2020). (Foto: Robert Nong Soni)


Flores Timur, Floreseditorial.com - Menyongsong Hari Raya Natal 25 Desember 2020 dan Tahun Baru 01 Januari 2021, Pemerintah Desa (Pemdes) di Flores Timur (Flotim) mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), serta mematuhi  Protokoler Kesehatan (Prokes) Covid-19 di masa Normal Baru, khususnya dalam merayakan Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. 


Pantauan floreseditorial.com, pada Rabu (23/12/2020), di Desa Kalike, Kecamatan Solor Selatan, Kabupaten Flotim, Pemdes setempat berinisiatif menyebarluaskan informasi Imbauan Kamtibmas dari Kepolisian Resort Flores Timur (Polres Flotim) tertanggal 22 Desember 2020, dan Imbauan Kapolda NTT melalui Humas Polda NTT, yang telah di-share ke semua elemen masyarakat melalui media jejaring sosial. 


"Kami dari Pemdes Kalike juga sudah membagikan informasi Imbauan Kamtibmas kepada semua masyarakat yang memiliki HP Android. Tetapi banyak masyarakat juga tidak punya HP Android. Karena itu, kami print out imbauan ini dan tempel di tempat umum dan bagikan ke masyarakat yang tidak punya HP, agar mereka bisa baca dan taati hal ini dengan sadar. Selain itu, kami juga mengimbau masyarakat lewat corong desa," ungkap Kornelis Kopong Herin, Aparat Desa Kalike, Kecamatan Solor Selatan.


Pemdes Kalike juga sangat mengapresiasi dan mendukung langkah tegas dari Kepolisian Republika Indonesia (Kapolri) melalui Polres Flotim dan Kapolsek Solor, dalam mengamankan ketertiban bagi masyarakat dalam menyambut Perayaan Natal 2020 dan Tahun baru 2021.


"Kami sangat mendukung dan berterima kasih kepada Kapolri yang telah membantu kami pemerintah desa. Imbauan ini adalah bagian dari aturan yang mengikat semua masyarakat untuk selalu mentaatinya. Sebagai pemerintah desa, kami sudah menginformasikan kepada semua masyarakat. Karena itu, mari kita jaga keamanan bersama-sama agar Polisi mereka tidak kepala sakit urus kita yang tidak taat. Para Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa bertugas menjaga keamanan saat perayaan Natal dan Tahun Baru, tetapi mereka juga sedang beribadah bersama kita. Mari kita saling menghargai satu sama lain agar damai Natal dan bahagia Tahun Baru ada bersama kita," pinta Sekertaris Desa Kalike, Kornelius Kopongsama Kolin.


Terhadap imbauan dari pihak Kepolisian itu, para Mama yang punya bayi dan para lansia merasa senang karena kebisingan kekhasan hari raya akan dibatasi.


"Saya lebih senang karena biar hari raya lebih bernilai. Kita pergi misa, pulang doa syukur di rumah dan makan bersama sambil membagi kebahagiaan bersama anggota keluarga. Kalau ada yang pesta dengan suara musik yang keras dan ada yang lain main meriam dan petasan, mereka yang senang tetapi kami Mama-mama tidak bisa tidur nyaman apalagi dengan bayi, ditambah orang tua yang sudah jompo. Selain itu, kita ke pasar juga tidak anggaran beli mercon dan petasan karena ada larangan," ungkap Mama Yuliana Peni Kolin (34), seorang Ibu dari bayi berusia tiga bulan. 


Untuk diketahui, tidak hanya Pemdes Kalike, tetapi semua Pemdes di Flotim melakukan hal serupa kepada masyarakatnya, untuk mengindahkan imbauan tersebut. Begitu juga pihak Gereja.