SWAPE UP UNTUK MEMBACA ARTIKEL
Helikopter Ilegal Masuk Wae Rebo, BOPLBF Mengaku Tidak Bertanggung Jawab

Iklan

 


Valerius Isnoho
30 Des 2020, 16.17 WIB
HeadlineNews

Helikopter Ilegal Masuk Wae Rebo, BOPLBF Mengaku Tidak Bertanggung Jawab

 

Sisilia Jemana. (Foto:Ist)


Manggarai, Floreseditorial.com - Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF), mengaku, pihaknya tidak bertanggung jawab perihal masuknya Helikopter ke kawasan objek wisata Wae Rebo, pada, Senin (28/12/2020) kemarin.


Dihubungi media ini pada Rabu (30/12/2020), Sisilia Jemana, bidang komunikasi publik BOPLF, mengatakan, pihaknya baru mengetahui kedatangan Helikopter untuk tujuan berwisata di Objek Wisata Wae Rebo melalui berita media.


“Kita nggak tahu. Kita juga baru tahu dari berita media,” kata Sisilia


Menurutnya, BOPLBF tidak mengetahui perihal kunjungan wisatawan ke kawasan tersebut dan dari mana asal wisatawan tersebut.


“Kami kurang tau itu tamu datangnya dari mana. Mereka menggunakan helikopter pribadi atau helikopter siapa, kami tidak tahu,” ungkapnya.


Sebelumnya, perihal masuknya, Helikopter ke Kawasan Wisata Wae Rebo tanpa izin  juga disampaikan Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kabupaten Manggarai, Anglus Angkat.


Menurut, Anglus, penyedia jasa helikopter tersebut tidak melakukan koordinasi terlebih dahulu kepada Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Manggarai, terkait penggunaan helikopter untuk mengantar wisatawan ke Wae Rebo.


"Kunjungan wisatawan tanggal 28 kemarin itu tanpa izin. Tidak ada izin," tegas Anglus.


Untuk diketahui, sebuah video perjalanan wisata ke Wae Rebo, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggunakan helikopter beredar luas di media sosial. 


Dalam video berdurasi 42 detik tersebut, lima orang anggota keluarga yang berpakaian serba putih, tampak mengunjungi obyek wisata Kampung Adat Wae Rebo menggunakan helikopter. 


Penelusuran Floreseditorial.com, video tersebut diunggah oleh Firman Syah, fotografer wisatawan tersebut yang berdomisili di Labuan Bajo. Melalui sambungan telepon, Firman, mengaku telah melakukan perjalanan wisata ke Wae Rebo menggunakan helikopter. Jasanya digunakan rombongan wisatawan tersebut untuk dokumentasi perjalanan. 


“Betul, kami lakukan perjalanan wisata ke Wae Rebo pakai helikopter, tadi (28/12/2020),” jawab Firman singkat.


Menurut Firman, wisatawan tersebut merupakan satu anggota keluarga. Mereka melakukan perjalanan Labuan Bajo - Wae Rebo hanya beberapa jam, pergi dan pulang. Namun sayang, Firman, tidak bisa memberitahu identitas lengkap rombongan keluarga tersebut dengan alasan menjaga privasi tamu.


Pada video tersebut, nampak jelas logo perusahaan penyewaan helikopter tersebut yakni Fly Komala. 


Diduga, rombongan keluarga itu mengunjungi Wae Rebo menggunakan helikopter carteran milik perusahaan tersebut. 


Dalam web resmi flykomala.com, perusahaan itu menawarkan jasa sewa helikopter dan transportasi udara di Indonesia sejak tahun 2010.