Advertisement

 


Redaksi Flores Editorial
31 Des 2020, 20.32 WIB
News

Jelang Pergantian Tahun, Polres Mabar Kandangkan Puluhan Motor Berknalpot Racing

Ilustrasi Knalpot Racing. (Net)


Manggarai Barat, Floreseditorial.com - Jajaran Polres Manggarai Barat (Mabar) mengamankan puluhan sepeda motor yang menggunakan knalpot racing (brong) atau tidak standar, pada Rabu (30/12/2020) malam.


Selain mengganggu kenyamanan masyarakat, penggunaan knalpot tidak standar tersebut juga melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Pasal 285 ayat (1).


Kapolres Manggarai Barat, AKBP Bambang Hari Wibowo, melalui Kasat Lantas, IPTU I Made Bagus Aditya Melyandika, didampingi KBO Lantas, IPDA Anggraeni Angelia Isabela, mengatakan, pihaknya fokus merazia kendaraan roda dua yang memakai knalpot bising (racing) dalam antisipasi menyambut tahun baru.


“Yang kita khawatirkan banyaknya anak–anak atau masyarakat yang akan menyambut malam tahun baru atau pergantian malam tahun baru, yaitu dengan konvoi, ugal–ugalan dan menggunakan knalpot racing. Dalam razia kali ini, kami berhasil mengamankan 26 kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot racing atau brong,” kata Kasat Lantas.


Terhadap semua kendaraan roda dua tersebut, lanjut IPTU I Made Bagus Aditya Melyandika, dilakukan penindakan sesuai Undang–Undang yang berlaku.


Selain itu, bagi pemilik sepeda motor yang ingin mengambil kembali kendaraannya, diwajibkan mengganti knalpot dengan standar.


“Semua motor yang terjaring razia karena menggunakan knalpot racing, kami tahan. Pengguna knalpot brong membuat warga tidak nyaman dengan suara yang bising,” ujarnya.


Ia menambahkan, Polisi tak ragu untuk merazia atau menindak jika nantinya masih ditemukan motor berknalpot brong. Terlebih jika motor tersebut digunakan untuk kebut–kebutan.


“Kalau masih ada, ya kita razia, kita tindak sesuai dengan ketentuan peraturan yang ada. Kita akan tilang,” tambahnya.


Ia mengimbau, kepada seluruh masyarakat agar menggunakan kendaraan sesuai standar yang sudah ditentukan dalam Undang–Undang.


“Mari kita ciptakan Manggarai Barat khususnya Kota Labuan Bajo aman, nyaman, dan bebas dari penggunaan knalpot racing,” tutur Kasat Lantas.


Sebelumnya, SatLantas Polres Manggarai Barat juga berhasil mengamankan 15 motor yang menggunakan knalpot racing. Sementara total sepeda motor yang sudah diamankan mencapai 26 motor.


Razia knalpot racing tersebut, kata Kasat Lantas, berkaitan dengan cipta kondisi menjelang pergantian tahun.