Iklan


 

Yeremias Yosef Sere
17 Des 2020, 13.19 WIB
News

Lantik Dua Kades PAW, Bupati Sikka: Perhatikan Hak - Hak Dasar Masyarakat

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M.Si melantik dua pejabat Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) yakni Kepala Desa Nebe, Markus Mada dan Kepala Desa Bangkoor, Robertus R. Ropon Lewuk. (Foto : istimewa)


Sikka, Floreseditorial.com -  Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M.Si, melantik dua Kepala Desa hasil Pergantian Antar Waktu (PAW).


Keduanya adalah Kepala Desa Nebe, Markus Mada dan juga Kepala Desa Bangkoor, Robertus R. Ropon Lewuk.


Diketahui, dua Kepala Desa sebelumnya, yaitu Kepala Desa Bangkoor, Asimundus Abdon meninggal dunia. Sedangkan, Kepala Desa Nebe, Paulus Yohakim mengundurkan diri terkait kasus asusila yang dilakukannya.


Pelantikan tersebut dilaksanakan pada Rabu(16/12/2020), di Aula Paroki Maria Bintang Laut, Nebe, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka.


"Untuk itu, kedua yubilaris yang baru dilantik ini, akan melanjutkan tanggung jawab besar, tentu ini tidaklah mudah," ungkapnya.


Ia menjelaskan, sebagai Kepala Desa, mereka dituntut agar mampu memahami kebutuhan masyarakat.


"Memang waktunya sangat singkat, tetapi kalian harus mampu meyakinkan masyarakat. Jadi Kepala Desa harus menunjukan kinerja yang baik di desa itu. Harus kerja keras dan selalu berada di tengah-tengah masyarakat," terangnya.


Seorang Kepala Desa, kata Bupati Sikka, harus mampu membangun komunikasi dan kemitraan bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan juga para pendamping desa, agar bisa mengatasi persoalan - persoalan pembangunan di desa.


"Kepala Desa harus selalu perhatikan apa yang menjadi hak-hak dasar masyarakat. Jangan sudah dilantik mengganggap diri paling tinggi, atau awalnya baik, akhirnya buruk. Itu tidak boleh dilakukan," tegasnya.