Iklan


 

Adrianus Paju
25 Des 2020, 02.14 WIB
News

Misa Malam Natal Stasi Nimbong Terapkan Protokol Kesehatan

Misa Malam Natal (Kamis, 24/12/2020) di Gereja Stasi Nimbong, Paroki Ri'i, Kabupaten Manggarai. (Foto: Adrian Paju)


Manggarai, Floreseditorial.com - Perayaan Misa Natal bagi umat Kristiani kali ini, tentu sangat berbeda dengan perayaan Misa Natal tahun-tahun sebelumnya, karena kali ini dirayakan dalam kecemasan dan bayang-bayang pandemi covid-19.


Kendati demikian, hal tersebut tidak menyurutkan semangat suka cita umat Kristiani untuk tetap hadir menyambut kabar gembira itu, yakni Yesus Kristus Sang Juru Selamat yang telah datang ditengah-tengah umat manusia.


Meski dilaksanakan di tengah pandemi covid-19 dengan berpedoman pada Instruksi Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat, Pr, Nomor 290/IV.1/XI/2020 Tanggal 26 November 2020 tentang Pelayanan Pastoral Masa Adven dan Perayaan Misa Natal Tahun 2020 dengan memperhatikan Surat Edaran Menteri Agama RI, Nomor SE. 15 Tahun 2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah di Rumah Ibadah dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman dari Covid-19 di Masa Pandemi, serta dilanjutkan dengan Instruksi Bupati Manggarai melalui surat Nomor HK. 034.1/192/2020 tanggal 22 Desember 2020 untuk mengantisipasi laju penularan covid-19 di tengah semakin besarnya mobilitas masyarakat untuk kegiatan keagamaan, silahturahmi, pelaksanaan upacara adat istiadat dan aktivitas wisata, perayaan Misa Malam Natal masih disambut antusias oleh seluruh umat Kristiani di wilayah Gereja stasi Nimbong, Paroki Ri'i, Kamis (24/12/2020), dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.


Pantauan media ini, perayaan Misa Malam Natal dimulai tepat pukul 19.00 Wita. Umat wilayah Stasi Nimbong sudah mulai berdatangan untuk mengisi ruangan Gereja sejak pukul 17.00 Wita. 


Sebelum diizinkan memasuki ruangan Gereja, panitia penyelenggara perketat pengawasan protokol kesehatan di pintu masuk wilayah Gereja, seperti pengawasan terhadap umat yang hadir harus menggunakan masker dan pengecekan suhu tubuh menggunakan thermo gun.


Ina Purwanti, seorang umat asal Barang, Desa Barang, Kecamatan Cibal, mengatakan, perayaan Natal kali ini tetap dilaksanakan dengan penuh suka cita tanpa dibebani dengan bayang-bayang kecemasan merebaknya pandemi covid-19.


"Seperti apa pun kondisinya, saya dan keluarga tetap hadir merayakan Misa Natal malam ini, tanpa ada rasa takut sedikit pun akan terserang virus corona," ujanya kepada Wartawan.


Ina percaya, kebesaran Tuhan akan senantiasa menjaga dan melindingi umat-Nya yang percaya, dari berbagai kemungkinan akan serangan penyakit covid-19 dalam kondisi apapun.


"Saya percaya, kebesaran Tuhan senantiasa melenyapkan segalanya dari ancaman virus corona," tutupnya.


Terpisah, informasi yang dihimpun dari petugas pengecekan suhu tubuh melalui Ketua Dewan Gereja Stasi Nimbong, Marselinus Butul, mengatakan, dari ratusan umat yang hadir, rata-rata suhu tubuh umat yang di scaning menggunakan thermo gub mencapi 36°C.


Marsel percaya, besarnya kepercayaan akan kuasa Tuhan melalui iman masing-masing umat, merupakan alasan mendasar dari antusiasme umat yang tidak bisa terbendung dengan kondisi apa pun saat ini.