Advertisement

 


Redaksi Flores Editorial
13 Des 2020, 23.37 WIB
News

Pemkot Kupang Siapkan Anggaran 1,5 M Untuk Beli Handphone Android

Ilustrasi Handphone Android (Foto: Net)


Kupang, Floreseditorial.com —Menjawabi tantangan di tengah pandemi Covid-19 terutama dalam sektor Pendidikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang dikabarkan akan mengalokasikan dana sejumlah 1.5 Millyar untuk membelikan fasilitas ponsel android kepada siswa/i mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada tahun 2021 mendatang.


Hal itu, disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Kota Kupang, Dumuliahi Djami ketika ditemui Floreseditorial.com, Rabu (02/12/2020).


Menurut Djami, anggaran untuk membelikan fasilitas Androit tersebut telah disepakati bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang. Selai  Android, pihaknya juga, Lanjut Djami, akan membelikan seragam sekolah dan buku-buku.


Ia menjelaskan anggaran akan disiapkan untuk pengadaan 700 hingga 1.000 unit ponsel Android dan akan diprioritaskan bagi pelajar SD dengan kuota 60% dan pelajar SMP dengan kuota sebesar 40%.


“Akan kami lakukan proses lelang pada Januari sampai Februari sehingga dapat direalisasikan dalam tahun ajaran baru dan dapat digunakan oleh para siswa terutama yang kondisi ekonominya sulit,” jelas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Kupang, Dumuliahi Djami kepada floreseditorial.com, Rabu (02/12/2020).


Menurutnya, bantuan ponsel Android pada tahun 2021 mendatang bertujuan untuk melanjutkan program perlengkapan belajar bagi pelajar tingkat SD dan SMP.


“Anggaran pengadaan pakaian seragam baik SD dan SMP dan juga tas serta buku tulis sebesar Rp 7,7 miliar. Anggaran untuk pengadaan ponsel android ini sebesar Rp 1,5 miliar. Untuk anggaran pengadaan ponsel ini dirasionalisasi dari kelebihan dana Rp 2 miliar dari dinas sosial dan sudah diusulkan dalam rapat banggar,” jelasnya.


Ia mengatakan bantuan ponsel ini akan menjadi inventaris sekolah sehingga bagi pelajar yang mendapatkan bantuan HP android ini, sifatnya hanya pinjaman bukan menjadi milik pribadi.


“Bantuan ini bersifat meminjam karena ini menjadi barang inventaris sekolah bukan dibagikan secara gratis kepada pelajar,” ujarnya kembali menjelaskan.


Sementara itu, lanjut Djami, terkait dengan bantuan pakaian seragam dan buku, akan diberikan kepada 49.000 pelajar SD dan SMP. 


Djami juga tak lupa mengucapkan apresiasi kepada anggota DPRD kota kupang yang telah mendukung anggaran tersebut, karena dengan cara yang tidak langsung telah mendorong proses pendidikan yang baik di tengah pandemi covid-19, dimana semua siswa harus belajar dari rumah. 


Sebelumnya, bertepatan dengan peringatan Hari Guru dan HUT PGRI ke-75 (25/11/2020), Wali Kota Kupang,  Jefri Riwu Kore, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Dumul Djami, turun langsung untuk menyerahkan bantuan pakaian seragam, tas dan buku tulis bagi siswa-siswi SD se-Kota Kupang.(abm)