SWAPE UP UNTUK MEMBACA ARTIKEL
Perayaan Natal dan Tahun Baru di Tengah Pandemi Covid-19, Begini Kata Bupati Sikka

Iklan

 


Yeremias Yosef Sere
16 Des 2020, 19.58 WIB
News

Perayaan Natal dan Tahun Baru di Tengah Pandemi Covid-19, Begini Kata Bupati Sikka

 

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos., M.Si. (Foto: Ist)

Sikka, Floreseditorial.com - Menjelang Perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, kondisi Kabupaten Sikka sedikit berbeda. Mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi covid-19, serta mengantisipasi lonjakan arus mudik, baik melalui darat, laut dan udara, maka perlu dilakukan ekstra strategi dan perhatian lebih.


Demikian dikatakan Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral bersama Forkompinda, dalam rangka Pengamanan Hari Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di Kabupaten Sikka, bertempat di Aula Polres Sikka, Rabu (16/12/2020).


"Jangan anggap ini biasa-biasa saja. Ini kegiatan besar akhir tahun. Kelihatannya sepele, tapi kita harus mengamankannya dengan sebaik-baiknya," tegas Bupati Sikka.


Ia mengatakan, penanganan covid-19 akan menjadi hal yang utama di dalam Operasi Pengamanan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Karenanya, pihaknya meminta kepada PT. Pelni Cabang Maumere dan Dinas Perhubungan, harus mempunyai manifesto agar bisa mengetahui jumlah tamu yang akan memasuki wilayah Kabupaten Sikka nantinya. Lebih lanjut, semua pihak harus bekerja sama dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka (Dinas Kesehatan).


"Kita tidak mau perayaan Natal dan Tahun Baru ini semuanya berjalan lancar tapi covid-19 meningkat. Itu catatan penting," jelasnya.


Ia juga menjelaskan, selain menghadapi situasi pandemi covid-19 dan arus mudik nantinya, Kabupaten Sikka juga akan mengalami musim pancaroba. Menurutnya Bupati Sikka, informasi yang diterima pihaknya dari Badan Meteorologi, Krimatologi dan Geofisika (BMGK) menyebutkan bahwa akan terjadi Badai La Nina, di mana curah hujannya akan lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya.


Sehingga, Ia meminta pihak BASARNAS Maumere dan BPBD Sikka harus mampu mengantisipasi dan memperhatikan tempat-tempat ibadah di Kabupaten Sikka yang rawan akan longsor. Karena diperkirakan curah hujan semakin meningkat sekitar tanggal 21 Desember 2020 sesuai perkiraan dari BMKG.


"Persoalan semakin hari semakin kompleks. Sehingga, mari bekerja bersama untuk membantu pengamanan Natal dan Tahun Baru ini, agar lebih efektif dan lebih produktif," terangnya.


Sementara itu, Kapolres Sikka, AKBP Sajimin, mengimbau kepada semua instansi yang berada dalam lingkup Pemda Sikka, agar memperhatikan dan mengecek semua personel yang akan bergabung dengan pihak TNI-Polri dalam proses pengamanan Natal dan Tahun Baru nantinya.


"Yang harus kita lakukan bersama yakni harus cek semua personel dari semua intansi. Dan personel yang disiapkan harus di cek dulu kesehatannya. Jangan kita tempatkan personel untuk perayaan Natal dan Tahun Baru di semua pos-pos pengamanan, tapi mengalami penyakit bawaan. Nanti kita mau menangani tamu yang datang, malah kita lebih berisiko daripada yang datang," ungkapnya.


Ia menambahkan, kegiatan pengamanan tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana pengamanan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 sekaligus penegakan protokoler kesehatan covid-19. Sehingga, pihaknya berharap Pemda Sikka bisa memberikan imbauan kepada semua warga Kabupaten Sikka agar tidak membuat pawai, konser atau hal lainnya yang mengumpulkan banyak orang demi menjaga penularan covid-19. 


"Mari kita laksanakan semua ini dengan ikhlas sebagai tugas negara," pungkasnya.