Advertisement

Valerius Isnoho
17 Des 2020, 16.28 WIB
Headline

Perekrutan PPNPM Kantor Pertanahan Kabupaten Manggarai Diduga Sarat Kepentingan

Kantor Pertanahan Kabupaten Manggarai. (Foto: Valerius Isnoho)


Manggarai, Floreseditorial.com - Kantor Pertanahan Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali menjadi sorotan lantaran Pengadaan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPM) yang disinyalir sarat kepentingan.


Kantor Pertahanan Kabupaten Manggarai diketahui telah mengeluarkan pengumuman terkait perekrutan PPNPM, namun tidak melakukan verifikasi berkas tanpa alasan yang jelas terhadap para pencari kerja.


Dalam pengumuman tersebut, pihak kantor pertanahan kabupaten Manggarai diketahui membutuhkan enam orang untuk mengisi sejumlah posisi, diantaranya Pengemudi, Satpam, Pengelola Aplikasi, Operator komputer, Petugas kebersihan, customer service officer (CSO), dan asisten verifikatur berkas.


Salah satu pelamar PPNM, Evarista G. Hibur, kepada Floreseditorial.com mengatakan dirinya sangat kecewa terkait perekrutan yang dilakukan oleh pihak Kantor Pertahanan Kabupaten Manggarai karena tidak melakukan proses verifikasi terhadap berkas miliknya, padahal dirinya sudah melengkapi semua persyaratan sesuai ketentuan pihak kantor pertanahan kabupaten Manggarai.


“Jabatan yang di butuhkan di pengumuman lain, sementara jabatan yang ditetapkan lain,” ungkap Evarista pada hari Kamis (17/12/2020). 


Menurutnya, jabatan yang di butuhkan dan tertera di papan informasi diantaranya, Pengemudi, Satpam, Pengelola Aplikasi, Operator komputer, Petugas kebersihan, customer service officer (CSO), dan asisten verifikatur berkas. Sementara jabatan yang di tetapkan di pengumuman di hasil seleksi berkas hanya jabatan, Asisten pengadministrasian umum. 


“Masa kami langsung gagal tanpa diverifikasi, sementara berkas yang kami masukkan lengkap sesuai dengan edaran,” imbuhnya.


Dirinya menduga, lowongan pekerjaan tersebut tidak diberikan kepada para pencari kerja lainnya karena ada kedekatan dengan orang dalam kantor pertanahan kabupaten Manggarai.


Terpisah, Kasubag Tata Usaha Dinas Pertanahan Kabupaten Manggarai, Aulia Rahmat, saat dikonfirmasi Floreseditorial.com  mengatakan, pengumuman lowongan kerja itu diterbitkan pada tanggal 8 Desember 2020.


Namun, dua jam kemudian, pihaknya merevisi pengumuman tersebut. 


Setelah pengumuman lama ditarik kembali, kata dia, petugas lalu menempelkan pengumpulan yang baru di papan pengumuman.


“Setelah itu peserta yang datang tidak mengecek kembali pengumuman yang baru," jelasnya.


Ia membantah bahwa perekrutan tersebut disebabkan karena faktor kedekatan dengan orang dalam Kantor Pertanahan Kabupaten Manggarai.


“Tidak ada nepotisme atau pembohongan, itu tidak benar, karena perekrutan ini dibuka secara umum,” tandasnya.


Ia juga menyampaikan permohonan maaf terkait kekeliruan pengumuman tersebut.