SWAPE UP UNTUK MEMBACA ARTIKEL
Sikka Kembali ke Zona Hijau Covid-19

Iklan

 


Yeremias Yosef Sere
18 Des 2020, 15.23 WIB
Covid-19

Sikka Kembali ke Zona Hijau Covid-19

 

Ilustrasi (net)


Sikka, Floreseditorial.com - Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Sikka kembali menerima laporan dari Laboratorium Biomolekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, terkait penambahan 12 pasien terkonfirmasi positif covid-19. Namun, sebelum laporan resmi tersebut dikeluarkan, ke-12 pasien itu sudah menjalani dan menyelesaikan karantina selama 14 hari.


Hal ini disampaikan Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus, saat jumpa pers bersama media di ruang kerjanya, Jumat (18/12/2020).


"Pada saat hari ke-14, yang bersangkutan dinyatakan sehat dan dipulangkan. Tapi pada hari berikutnya, ada laporan bahwa 12 orang yang sudah dipulangkan tersebut, terkonfirmasi positif covid-19. Namun sesuai UU Revisi ke-5, Pedoman Penanganan Covid-19, bahwa ketika seorang pasien positif covid-19 menjalani karantina di atas sepuluh hari dan tidak menunjukkan gejala apapun, maka dinyatakan sembuh," ungkap Herlemus.


Ia menjelaskan, sesuai UU Revisi ke-5, seorang pasien positif covid-19 hanya bisa dikarantina maksimal selama 14 hari. Menurutnya, jika melebihi waktu 14 hari, maka hal itu sudah melanggar UU Revisi ke-5 dan biaya operasionalnya akan menjadi sebuah temuan. Sehingga, pihaknya meyakini bahwa ketika mereka memulangkan 12 orang tersebut ke rumah masing-masing, tetap akan membuat nyaman keluarga dan semua orang, karena mereka dibekali Surat Keterangan Bebas Covid-19 dari Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka.


"Jadi, pemulangan mereka itu tidak menyalahi aturan. Karena mereka sudah menjalani karantina dan tidak menunjukkan gejala di atas 10 hari, apalagi kita memulangkan mereka di hari yang ke-14," jelasnya.


Selain memulangkan 12 orang tersebut, Herlemus mengatakan, pihaknya juga sudah memulangkan dua pasien positif covid-19 lainnya ke rumah mereka masing-masing, karena sudah dinyatakan sembuh. Kedua orang itu yakni MA (39), seorang IRT dan merupakan pelaku perjalanan dari Makassar. Seorang lainnya yakni MMP (39), merupakan Sopir yang selama ini menjalani karantina di Ruang Isolasi RSUD T. C. Hillers Maumere dan juga Puskesmas Waipare, Kecamatan Kangae. Sementara itu, 12 orang lainnya itu merupakan Anggota Brigade Mobil (Brimob) Polri, yang dikarantina karena baru selesai menjalani tugas di luar daerah Kabupaten Sikka.


"Total sudah dipulangkan 14 orang pasien, yang sudah dinyatakan sembuh dan sehat. Sehingga, Sikka kembali ke zona hijau," ungkapnya.


Ia mengatakan, selain memulangkan 14 orang tersebut, pihaknya juga sudah mengirim 50 spesimen swab, yang terdiri dari 13 orang kontak erat, enam orang merupakan suspek, dan enam orang lainnya merupakan reaktif rapid test. Setiap orang, dikirim dua spesimen, sehingga jumlahnya ada 50 spesimen swab.


"Mudah-mudahan, satu atau dua hari ke depan kita bisa mendapatkan hasilnya. Dan semoga hasilnya menggembirakan, sehingga Sikka tetap zona hijau," tutup Herlemus.