Iklan


 

Pankrasius Y. Gandung| <br>Penulis<br>
19 Des 2020, 19.29 WIB
News

‘Sunat’ Dana Covid-19 Warga, Kepala DPMD Akan Panggil Kades Satar Tesem

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Manggarai Timur, Yosef Durahi. (Foto: Yoris)


Manggarai Timur, Floreseditorial.com - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Yosef Durahi, akan segera memanggil, Hendrikus Dagung, Kepala Desa (Kades) Satar Tesem, Kecamatan Poco Ranaka.


Kepala DPMD, Yosef Durahi, mengatakan, pemanggilan tersebut untuk klarifikasi perihal informasi pemotongan dana covid-19 milik warga di desa tersebut. 


“Saya akan segera memanggil Kepala Desa Satar Tesem untuk meminta klarifikasi terkait pemotongan dana itu,” katanya saat ditemui media ini di ruang kerjanya, Jumat (18/12/2020).


Untuk diketahui, di tengah keterpurukan ekonomi masyarakat di desa karena terpaan wabah covid-19, Pemerintah Desa (Pemdes) Satar Tesem, Kecamatan  Poco Ranaka, Kabupaten Matim, Nusa Tenggara Timur (NTT), justru melakukan pemotongan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Covid-19.


Pemotongan tersebut sebesar 50% kepada 20 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dan dilakukan pihak Pemdes Satar Tesem tanpa sepengetahuan KPM.


Menurut KS, salah satu penerima BLT itu, pihaknya menerima BLT sebesar Rp 300.000 per bulan, pada bulan kedua dan ketiga pada tahap pertama. Kemudian pada tahap kedua dan ketiga, yakni Juli hingga Oktober, para KPM tersebut hanya menerima BLT sebesar Rp 150.000 per bulan.


"Kami kena pemotongan 50% karena kami mendapat BLT susulan. Sehingga kami hanya menerima Rp 150.000 saja per bulan pada tahap kedua dan ketiga," ungkap KS.


Kepala Desa (Kades) Satar Tesem, Hendrikus Dagung, saat ditemui di Kantor Desa Satar Tesem, Rabu (16/12/2020), membenarkan perihal pemotongan Dana BLT Covid-19 tersebut.


"Betul, kami melakukan pemotongan sebesar 50% kepada penerima BLT susulan dana covid-19. Keputusan itu diambil berdasarkan kesepakatan bersama dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pada 30 Mei 2020, dan lengkap dengan berita acara," jelas Kades Hendrikus.