Iklan

Redaksi Flores Editorial
31 Des 2020, 20.44 WIB
Hukrim

Tahun 2020, Kasus Tindak Pidana di Wilayah Hukum Polres Ende Meningkat

Kapolres Ende Didampingi Wakapolres Ende saat menggelar konferensi pers akhir Tahun di Kantor Polres Ende. (Foto: Humas Polres Ende)


Ende, Floreseditorial.com - Selama tahun 2020, kasus tindak pidana di wilayah hukum Kepolisian Resor (Polres) Ende mengalami peningkatan, dari 276 kasus pada tahun 2019, menjadi 418 kasus pada tahun 2020.


Kasus terbanyak yang terjadi pada tahun 2020 yakni, kasus pencurian sebanyak 86 kasus,  kasus penganiayaan sebanyak 79 Kasus dan kasus pengeroyokan sebanyak 36 Kasus. Sedangkan untuk kasus narkoba tahun 2020, terungkap satu kasus dan sedang ditangani pihak Kepolisian.


Kapolres Ende, AKBP Albertus Andreana, menjelaskan, untuk Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Arus Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) sepanjang tahun 2020, jumlah pelanggar lalu lintas mengalami penurunan.


“Untuk Laka Lantas pada tahun 2020, turun sebanyak lima kasus dan jumlah korban meninggal dunia naik sebanyak dua kasus. Faktor kesalahan manusia penyebab kecelakaan lalu lintas dipengaruhi minuman keras dan kurang hati-hatinya pengemudi/pengendara tentang aturan lalu lintas,” tuturnya.


Sedangkan kegiatan operasional dalam tahun 2020 Polres Ende telah melaksanakan beberapa operasi, baik terpusat maupun kewilayahan yakni, Operasi Keselamatan 2020, Operasi Aman Nusa II Penanganan Covid-19, Operasi Bina Kusuma 2020, Operasi Patuh Turangga 2020, Operasi Ketupat 2020, Operasi Zebra Turangga 2020, Operasi Pekat Turangga 2020 dan yang terakhir Operasi Lilin Turangga 2020.


"Operasi Aman Nusa II Penanganan Covid-19 berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, sedangkan Operasi Lilin Turangga 2020 saat ini tengah dilaksanakan dan akan berakhir pada tanggal 04 Januari 2021," jelasnya.


Ia mengatakan, dari hasil Operasi Kepolisian dan Kegiatan Kepolisian yang dilaksanakan Polres Ende pada tahun 2020, dapat diamankan barang bukti dan sudah dilakukan pemusnahan pada tanggal 21 Desember 2020 lalu.


Beberapa barang bukti yang dimusnahkan diantaranya minuman beralkohol tradisional (moke) sebanyak 615,5 liter, jika dibandingkan dengan tahun 2019 mengalami peningkatan 366,5 liter, karena pada tahun 2019 jumlah miras yang disita sebanyak 219 liter.


Terkait pandemi covid-19, lanjut Kapolres Polri dalam hal ini Polres Ende, selain melaksanakan tugas Kepolisian, juga melaksanakan kegiatan pemberian bantuan sosial secara bertahap selama tahun 2020, berupa pemberian beras sebanyak 40 ton dengan jumlah penerima sebanyak 7.000 KK.


Selain penegakan hukum keluar, Polres Ende juga melakukan penegakan hukum kedalam yakni, melakukan sidang disiplin terhadap Personel Polres Ende yang melakukan pelanggaran disiplin.


Dalam bidang pelayanan SKCK untuk tahun 2020, telah diterbitkan sebanyak 5.170 lembar. selain itu, Polres Ende juga melaksanakan Program Inovatif yakni Jumat Barokah, Minggu Ceria dan Police Go To School.


Kapolres mengimbau, kepada seluruh masyarakat Kabupaten Ende, menjelang tahun baru 2021 di masa pandemi covid-19, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi-aksi kejahatan menjelang hari raya, tidak terprovokasi dengan isu-isu negatif yang berkembang dan menyesatkan yang dapat memicu dan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, tidak bermain meriam bambu dan kembang api, pengendara kendaraan agar tidak menggunakan knalpot racing/brong, pastikan keamanan rumah yang ditinggalkan dalam keadaan terkunci, cek aliran listrik dan kompor sebelum meninggalkan rumah, bila perlu sampaikan/titipkan kepada tetangga, mencermati perubahan cuaca yang tidak menentu, dan apabila mendapat informasi atau mencurigai adanya pelaku tindak pidana agar sesegera mungkin menginformasikan kepada Kepolisian terdekat.