Advertisement

Redaksi Flores Editorial
31 Des 2020, 21.13 WIB
News

Tahun 2020 Kunjungan Wisatawan ke Labuan Bajo Menurun 82 Persen

 

Labuan Bajo. (Foto: Net)

Manggarai Barat, Floreseditorial.com - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) mencatat, kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo pada tahun 2020 menggalami penurunan hingga 82 persen, jika dibandingkan dengan kunjungan pada tahun 2019.


Penurunan kunjungan wisatawan tersebut tidak lepas dari bencana pandemi covid-19, di mana banyak negara kemudian menerapkan sistem lock down dan aturan perjalanan yang sangat ketat. Akibatnya, banyak orang yang tidak bisa bepergian, termasuk untuk liburan.


Kepala Disparbud Mabar, Agus Rinus, ditemui media ini di kantornya pada Rabu (30/12/2020), menjelaskan, pandemi covid-19 memberi dampak pada kunjungan pariwisata di Manggarai Barat. 


"Terhitung sampai Desember 2020 ini, total kunjungan wisatawan sebanyak 34.793 kunjungan. Turun 82 persen dibandingkan tahun lalu. Wisatawan yang dominan mengunjungi Labuan Bajo adalah Wisata Nusantara sebanyak 22.987 kunjungan, sementara untuk kunjungan Wisatawan Mancanegara sebanyak 11.723 kunjungan," jelasnya.


Ia menambahkan, akibat penurunan jumlah kunjungan wisatawan tersebut, berdampak besar terhadap penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Mabar dari aspek penjualan tiket wisata.


"Kalau tahun lalu sampai bulan Desember, total PAD dari sisi penjualan tiket itu hampir Rp 19 Miliar, tapi sekarang kita baru Rp 2,5 Miliar," terang Agus.


Menghadapi covid-19 yang tak kunjung berakhir, pihak Disparbud menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk wisatawan dan lokasi wisata, juga penerapan CHSE.


Mengenai target tahun 2021, pihak Disparbud Mabar masih mengandalkan kunjungan Wisatawan Nusantara.


"Target kita ya tetap pasaran Wisatawan Nusantara, paling kurang 100.000 kunjungan," tutup Agus. (hpj)