Iklan


 

FEC Media
18 Des 2020, 16.23 WIB
PemiluPolitik

Temukan Indikasi Kecurangan Pemilu, Paket Misi Akan Gugat ke MK

Rapat Pleno Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Penghitungan Suara Tingkat Kabupaten untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat Tahun 2020, di Kantor KPU Manggarai Barat, 14-17 Desember 2020. (Foto: Hyronimus P. Jehadun)


Manggarai Barat, Floreseditorial.com - Rapat Pleno Hasil Rekapitulasi Penghitungan Suara Tingkat Kabupaten dalam rangka Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat (Mabar) telah dilaksanakan di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mabar, sejak 14 hingga 17 Desember 2020.


Namun, hasil Pleno tersebut ditolak oleh Pasangan Calon (Paslon) Maria Geong - Silverius Sukur (Paket Misi), yang disampaikan oleh Saksi Paslon Paket Misi, Beni Rana Lebar.


Menurutnya, Paket Misi merasa dirugikan dengan proses Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggrai Barat 2020 itu, dan akan mengajukan gugatan ke Mahkama Konstitusi (MK).


Ia menjelaskan, Paket Misi menemukan sejumlah indikasi kecurangan pada Pemilihan Umum (Pemilu) yang dilakukan di sejumlah wilayah.


“Misalnya, Lembaran C1 Plano yang tidak berhologram, terutama di Kecematan Lembor dan Lembor Selatan,” katanya.


Menanggapi rencana gugatan Paslon Nomor Urut 02 ke MK itu, Ketua KPUD Mabar, Robertus Din, menyampaikan, KPU siap bila ada gugatan.


“Kalau ada regis di MK, maka KPU siap,” ucap Robertus saat ditemui media usai Rapat Pleno. (hpj)