SWAPE UP UNTUK MEMBACA ARTIKEL
Tutup Tahun, BLT DD Tahap II Desa Bangka Kantar Disalurkan

Iklan

 


Ignasius Tulus
30 Des 2020, 15.11 WIB
News

Tutup Tahun, BLT DD Tahap II Desa Bangka Kantar Disalurkan

Kepala Desa Bangka Kantar, Silverius Mediator Rawan didampingi Sekretaris Desa, Andreas Anus saat menyerahkan BLT DD kepada KPM (Foto: Ignas Tulus)


Manggarai Timur, Floreseditorial.com — Sebanyak 197 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Bangka Kantar, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT) menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahap II. BLT DD Tahap II yang disalurkan kali ini adalah jatah periode Juli hingga September 2020. Pembagian BLT tersebut berlangsung di Kantor Desa Bangka Kantar, Rabu (30/12/2020) pagi.


Kepada KPM BLT DD, Kepala Desa Bangka Kantar, Silverius Mediator Rawan, menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan penyaluran BLT DD tersebut.


"Mungkin pembagian BLT yang paling terakhir itu Bangka Kantar. Dan kami siap menerima apapun yang disampaikan masyarakat," ujar Silverius dalam sambutan singkatnya.


Menurutnya, keterlambatan penyaluran BLT DD tersebut karena pihaknya harus melalui proses yang rumit.


"Ini tahun sampai tiga kali perubahan anggaran. Perubahan item kegiatan," tambahnya lagi.


Tahap III Untuk Proyek Fisik


Terkait Surat Edaran Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Abdul Halim Iskandar, tertanggal 5 Oktober 2020 tentang perpanjangan penyaluran BLT DD hingga bulan Desember, Silverius menjelaskan pihaknya tidak menyanggupi untuk melakukan penyaluran BLT DD sesuai surat edaran tersebut.


"Tidak sampai pada bulan Desember. Kita sudah melalukan transaksi pembayaran kegiatan fisik berupa penggusuran lapangan olah raga," ujar Silverius.


Ia menambahkan, sejak awal Mentri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal tidak pernah mengeluarkan Surat Edaran terkait penyaluran BLT DD untuk mengatasi dampak ekonomi yang dialami masyarakat di tengah pandemi Covid-19.


"Awal mulanya tidak pernah bicarakan penyakuran BLT. Yang ada hanya anggaran untuk penanganan Covid-19," ujarnya.


Sementara itu, Sekretaris Desa Bangka Kantar, Andreas Anus, kepada KPM BLT DD, ia meminta agar dana tersebut bisa digunakan untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).


"Kalau Bapak Ibu baik hati, setelah penerimaan BLT DD itu bisa langsung bayarkan Pajak Bumi dan Bangunan," pintanya singkat.