Iklan


 

Yeremias Yosef Sere
14 Jan 2021, 14.15 WIB
News

2.400 Vaksin Covid-19 Disiapkan Untuk Nakes di Sikka

 

Ilustrasi (net)

Sikka, Floreseditorial.com - Vaksinasi covid-19 yang akan dilakukan untuk Tenaga Kesehatan (Nakes) dan pejabat publik di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), akan dimulai pada Februari 2021 mendatang.


Juru Bicara Satgas Covid-19 Bidang Kesehatan Kabupaten Sikka, dr. Clara Yosefina Francis, mengatakan, Kabupaten Sikka masuk dalam tahap pertama, di termin kedua untuk pelayanan vaksinasi covid-19 pada bulan Februari 2021 mendatang. Kendati demikian, tanggal pelaksanaannya belum dipastikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT.


Sedangkan untuk tahap pertama, termin pertama, terjadi pada hari ini, Kamis (14/1/2021), untuk Kabupaten Kupang dan Kota Kupang. 


“Total vaksin covid-19 untuk Kabupaten Sikka sebanyak 4.800, dengan target Tenaga Kesehatan sebanyak 2.400 orang. Sedangkan sepuluh vaksin lainnya untuk pejabat publik, yang disiapkan oleh Pemerintah Pusat,” ungkapnya, Kamis (14/1/2021).


Ia menambahkan, saat ini, tim vaksinasi covid-19 sedang melakukan verifikasi terhadap Nakes yang akan divaksin. Selain itu, pihaknya juga sudah memfasilitasi pelatihan secara virtual bagi tenaga vaksinator, di mana mereka akan mengikuti pelatihan selama empat kali.


“Jadi, masing-masing tempat Fasilitas Kesehatan (Faskes) akan mendapatkan delapan Nakes untuk jadi vaksinatornya, mekanismenya akan kita atur. Ditambah lagi dengan tiga orang tenaga penunjang adalah pihak keamanan,” terangnya.


Menurutnya, sejauh ini, pihaknya sudah menyiapkan 19 Faskes untuk tempat pelayanan vaksinasi yakni, 18 puskemas dan satu tempat lainnya di Kantor Dinas Kesehatan. Sudah disiapkan juga satu tempat cold room (tempat penyimpanan) vaksin Covid-19 yakni, Gudang Farmasi Kabupaten Sikka.


Ia menyampaikan, syarat yang harus dipenuhi oleh seorang Nakes sebelum melakukan vaksinasi covid-19 yaitu, belum pernah terinfeksi covid-19, tidak memiliki penyakit penyerta (komorbid), dan tidak sedang hamil atau menyusui.


Lanjutnya, pada saat penyuntikkan vaksin, yang bersangkutan harus dalam kondisi tubuh sehat dan sudah menjalani pemeriksaan riwayat penyakit yang pernah atau sedang diderita. Selain itu, tidak sedang mengalami gejala seperti batuk, pilek, dan sesak napas dalam waktu tujuh hari terakhir.


“Jadi, saat ini semua fasilitas sudah disiapkan. Kita hanya menunggu kapan vaksin covid-19 ini tiba di Sikka. Tugas kami bagaimana memotivasi Nakes dan seluruh masyarakat bahwa vaksin ini adalah pilihan yang terbaik,” pungkasnya.