Iklan

 


Valerius Isnoho
23 Jan 2021, 13.52 WIB
Covid-19

728 Warga Manggarai Positif Rapid Antigen

 

Ilustrasi (pixabay.com)

Manggarai, Floreseditorial.com - Semakin hari, laju peningkatan kasus pasien terkonfirmasi positif covid-19 memasuki fase kritis, kian mengkhawatirkan, dan sangat mencemaskan.


Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai, Lodovikus D. Moa, menyampaikan hasil evaluasi Satgas Covid-19 Kabupaten Manggarai, terhadap proses pelaksanaan rapid test antigen yang telah dilakukan selama dua pekan, di mana Satgas Covid-19 berhasil menjaring 536 warga Manggarai yang terkonfirmasi positif covid-19 berdasarkan rapid test antigen, Sabtu (23/1/2021).


“Per hari Jumat (22/1/2021), merupakan hari di mana rekor tertinggi dalam hal jumlah terbanyak warga Manggarai yang terjaring melalui hasil tapid test antigen, yaitu sebanyak 102 orang terkonfirmasi positif covid-19,” bebernya.


Ia menjelaskan, proses penjaringan terhadap pasien covid-19, didapatkan Satgas Covid-19 melalui giat deteksi dini pencarian dan penelusuran kontak kasus, yang diikuti dengan pemeriksaan rapid test antigen, yang secara periodik terus dilaksanakan, baik yang dilaksanakan di Instasi/Lembaga Pemerintah, Lembaga Swasta, BUMN, BUMD, maupun masyarakat umum, demi memutus mata rantai penularan di tengah-tengah masyarakat, disamping giat menghentikan mobilitas dan interaksi kontak pasien covid-19 dengan masyarakat yang sehat.


"Kian merebaknya kasus infeksi covid-19 di tengah masyarakat, disinyalir disebabkan oleh beberapa faktor utama yang dominan seperti, faktor perilaku sebagian besar masyarakat yang tidak patuh dan tidak disiplin menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes), perilaku pasien positif covid-19 yang menjalankan karantina/isolasi mandiri di rumah tidak disiplin menerapkan prokes, mobilitas dan interaksi pasien covid-19 dengan masyarakat yang sehat masih terjadi," jelas Moa.



Ia melanjutkan, agar langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan covid-19 efektif dilakukan, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Manggarai telah mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) No 1 Tahun 2021 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di kabupaten Manggarai, dan Instruksi Bupati Manggarai No: HK/2/2021 tentang Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Manggarai.


“Total jumlah terkonfirmasi positif covid-19 berdasarkan rapid antigen sebanyak 728 orang, dengan rincian dirawat di Wisma Atlet Golodukal sebanyak 13 orang, dirawat di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng ada 7 orang, perawatan dan isolasi mandiri di rumah 618 orang, sembuh 86 orang, dan yang meninggal sudah 4 orang,” ungkap Moa.


Ia menerangkan, mempertimbangkan adanya trend peningkatan jumlah kasus covid-19 yang signifikan di Kabupaten Manggarai, Tim Satgas Covid-19 terus bekerja cepat melakukan giat pengendalian, giat pencegahan, giat penegakan hukum dan disiplin Prokes kepada masyarakat, secara periodik melakukan sosialisasi serta pendidikan kesehatan kepada masyarakat, melakukan pencarian dan penelusuran kontak kasus, penapisan, pemeriksaan rapid test antigen bagi masyarakat yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien positif covid-19.