Advertisement

Rian Laka
14 Jan 2021, 13.36 WIB
News

Akibat Covid-19, Realisasi PAD Ende Menurun

 

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Ende, Yohanis Nislaka. (Foto: Ist)

Ende, Floreseditorial.com – Wabah Covid-19 di tahun 2020, telah melemahkan seluruh sektor pendapatan negara. Tidak hanya di pusat, regional dan daerah, khususnya Kabupaten Ende pun merasakan dampaknya.


Pasalnya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Ende yang ditargetkan sebesar Rp 90 miliar lebih pada Tahun Anggaran 2020, dalam perjalanan mengalami penurunan akibat wabah covid-19.


Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Ende, Yohanis Nislaka, kepada media di ruang kerjanya, Rabu (13/1/2021), mengatakan, akibat wabah Covid-19, dalam Dokumen Perubahan disekapati target (PAD) hanya sebesar Rp 89 miliar.


Namun, realisasi PAD yang dicapai berkurang sedikit dari target yang direncanakan. Sebab, realisasi PAD pada Tahun Anggaran 2020 hanya sebesar Rp 74.736.205.854.21 atau 83,81 persen.


“Di tengah pandemi Covid-19 tahun ini, Bappenda Ende mengalami banyak kebutuhan. Salah satu kendala, yakni di sektor retribusi pasar. Kita terpaksa tidak melakukan penagihan karena covid-19 belum sepenuhnya melanda,” terangnya.


Menurutnya, pada Tahun Anggaran 2020 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, maka tahun ini boleh dikatakan trennya cukup stabil, meski di masa pandemi Covid-19.


Untuk Tahun Anggaran 2021, target PAD Kabupaten Ende sebesar Rp 90.838.114.131, yang tersebar di sepuluh objek pajak yang menjadi kewenanangan Bappenda Kabupaten Ende.


Ia menambahkan, untuk mencapai target itu, pihaknya akan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang berpotensi menyedot pendapatan daerah. Sehingga, seluruh objek pajak di Kabupaten Ende dapat dilakukan penagihan secara transparan.


“Mulai tahun ini, kita akan lakukan pembayaran pajak secara non tunai, karena kita sudah siapkan aplikasinya. Selain itu, kita akan bangun kerja sama dengan pihak Bank NTT, sehingga dengan adanya aplikasi seperti ini tentu akan mempermudah masyarakat dalam membayar pajak,” terangnya.