Iklan

 


Adrianus Paju
29 Jan 2021, 13.51 WIB
News

Akses Jalur Ruteng - Reo Kembali Normal

 

BPBD Manggarai mengirimkan alat berat untuk membersihkan material longsor di jalur Ruteng - Reo. (Foto: Adrian Paju)


Manggarai, Floreseditorial.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manggarai telah mengirimkan alat berat untuk membersihkan timbunan material longsor di ruas Jalan Ruteng - Reo, Jumat (29/1/2021).


Seperti diketahui, jalur lalu lintas Ruteng - Reo sempat lumpuh total akibat longsor yang terjadi pada Kamis (28/1/2021). Namun, setelah material longsor itu dibersihkan, pagi ini, ruas jalur tersebut bisa dilalui kembali.


Kepala BPBD Kabupaten Manggarai, Liber Habut, kepada media ini via telepon seluler, Jumat (29/1/2021), mengatakan, pihaknya telah menangani penyebab lumpuhnya aktivitas lalu lintas jalur Ruteng-Reo yang tertimbun material Longsor.


“Penanganan akibat bencana, kita sudah lakukan pada titik longsor yang sudah mengganggu transportasi para pengguna jalan,” jelasnya.


Ia menyampaikan, untuk bencana longsor yang telah terjadi di ruas Jalur Negara Ruteng - Reo, BPBD telah mngirimkan alat berat untuk membersihkan jalan dari timbunan material longsor.


“Kejadian longsor Jalan Ruteng - Reo pada Rabu (27/1/2021) hingga Kamis (28/1/2021) pagi, dan sudah dilakukan penggusuran pada tanggal 28 Januari 2021 siang hingga malam,” ungkapnya.


Ia menambahkan, berdasarkan data lapangan yang dihimpun, beberapa titik longsor terparah terjadi di ruas jalur tersebut yakni di wilayah Golo Muwur dan Golo Kukung, Kecamatan Cibal.


“Longsor yang berat terdapat di Golo Muwur, sekitar 60-an meter tertimbun longsor. Sedangkan di Golo Kukung, sekitar 120 meter tertimbun longsor dan batu besar,” terangnya.


Menurutnya, hingga tadi malam (28/1/2021), alat berat masih berupaya membersihkan material tanah longsor, walaupun masih terdapat batu-batu besar yang belum selesai diangkat. Namun, kondisi jalur tersebut sudah dapat dilewati kendaraan bermotor hingga roda enam.


“Ada dua alat berat yang melakukan penggusuran material longsor itu. Ada yang dari arah Reo, dari Jembatan Wae Pesi, dan ada yang dari arah Pagal,” ujarnya.


Ia berharap, para pengguna jalan yang melintasi ruas jalur tersebut tetap waspada, sebab hujan deras yang terus mengguyur wilayah tersebut berpotensi terjadinya longsor susulan.