Iklan

Rian Laka
16 Jan 2021, 15.01 WIB
News

Asuransi Penumpang Sriwijaya Air Asal Ende, PT. Jasa Raharja Masih Menunggu Hasil Indentifikasi

 

Kepala PT. Jasa Raharja Perwakilan Ende, Priatmodjo. (Foto: Ist)

Ende, Floreseditorial.com - Terkait asuransi dua korban kecelakaan maut Pesawat Sriwijaya Air SJ182, Kepala PT. Jasa Raharja Perwakilan Ende, mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil identifikasi dua penumpang asal Ende yang dikabarkan jadi korban Pesawat Sriwijaya SJ182 tersebut.


Kepala PT. Jasa Raharja Perwakilan Ende, Priatmodjo, menerangkan, terkait dua penumpang yang informasinya beredar di media sosial adalah warga Kabupaten Ende, pihaknya masih menunggu hasil evakuasi Basarnas, TNI Angkatan Laut, maupun mitra-mitra terkait yang sedang melakukan proses pencarian, evakuasi dan identifikasi. 


Ia mengatakan, sesudah pencarian dan evakuasi selesai, masuk ke Tim DVI guna dilakukan identifikasi, lalu ke Rumah Sakit Polri, baru setelahnya dapat diumumkan identitas korban, berdasarkan antemortemnya dan postmortemnya. 


“Setelah kita sudah dapat, nantinya ada pernyataan bersama antara PT, Jasa Raharja bersama pihak Maskapai Sriwijaya, mengenai daftar orang atau penumpang yang dinyatakan ikut dalam pesawat tersebut. Nah, setelah dari situ, nanti kita akan tindak lanjuti. Jadi untuk sementara, karena informasinya masih simpang siur dan masih belum ada keputusan, maka kami masih menunggu statusnya,” terangnya.


Ia menambahkan, pihaknya telah bertandang ke rumah duka di Desa numba, Kecamatan Wewaria, dan di Desa Pora, Kecamatan Wolojita, Kabupaten Ende, dalam rangka melakukan pengumpulan data dari keluarga korban.


“Saya tanyakan apakah memang benar informasi yang sperti diberitakan di media sosial. Lalu saya menguatkan hati kelaurga, dan mengajak keluarga berdoa. Semoga Tuhan memberikan mujizat pada umatnya. Lalu kami meminta data keluarga korban, karena kami membutuhkan data untuk pembuktian kedepannya,” jelasnya.


Ia menyampaikan, berkaitan dengan santunan kepada keluarga korban, pihaknya belum bisa menjawab, karena secara proses harus melalui tahapan dari pencarian, evakuasi, dan identifikasi, sampai dinyatakan siapa identitas korban, baru bisa ditindaklanjuti.