Advertisement

Ignasius Tulus
14 Jan 2021, 00.08 WIB
News

Beredar Rekaman Suara Camat Kota Raja, Sebut Corona di Kupang Mengalahkan Jakarta

 

Camat Kota Raja, Rudi Abubakar (Foto:Ist)



Kupang, Floreseditorial.com - Camat Kota Raja, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rudi Abubakar, menyebutkan, angka penderita corona di Kota Kupang kini melejit mengalahkan Jakarta.


Pesan tersebut, diungkapkan, Abubakar, melalui voice note yang kini viral di berbagai WhatsApp Group.


Dalam rekaman voice note yang juga diperoleh floreseditorial.com itu, Abubakar, menyebutkan, Ibu Emi dan tiga orang lainnya termasuk Staf Khusus Gubernur NTT Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Ferdi Kapitan, telah meninggal dunia akibat virus corona.


Meski tidak disebutkan secara gamblang terkait Ibu Emi yang dimaksud, namun publik menduga bahwa, Emi, yang disebutkan oleh, Abubakar, adalah Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTT, Emi Nomleni.


"Ibu Emi dan tiga orang, Pak Kapitan mati tadi pagi," sebutnya dalam voice note tersebut.


Ia juga menyebutkan, dirinya telah melakukan rapat bersama Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man, dan memperoleh penjelasan bahwa corona di Kupang sudah melebihi Ibu Kota Jakarta.


"Assalamualaikum, buat saudara-saudara semua, kaka, ponaan, semua yang ada. Beta (saya, red) baru habis rapat dengan Pak Wakil. Corona di Kota Kupang sudah melebihi Jakarta. Dia punya peningkatannya melebihi Jakarta. Hari ini, Pak Wali minta surat ke Jakarta, Kupang PSBB," ucap Abubakar melalui voice botenya yang kini viral itu.


Abubakar mengatakan, akibat merebaknya pasien terkonfirmasi positif corona di Kota Kupang, beberapa instansi pemerintah sudah ditutup.


"Kantor camat juga, melalui kewenangan beta sebagai camat, mulai hari ini tutup," tegasnya.


Dikonfirmasi terpisah, Rudi Abubakar, membenarkan rekaman voice note yang beredar luas itu adalah miliknya. Ia berdalih, rekaman tersebut awalnya hanya untuk keluarga.


“Tadi saya sudah telpon dengan Ibu Emi. Beta jelaskan kalau beta tidak ada maksud begitu. Karena itu hanya untuk keluarga, beta mau kancing mereka supaya mereka jangan keluar sembarang,” katanya, mengutip victorynews.id.


Ia juga mengaku kaget dengan adanya rekaman suaranya tersebut, yang sudah menyebar dan sempat viral.


Untuk diketahui, saat ini, rekaman voice note klarifikasi dari, Rudi Abubakar, juga tengah menyebar diberbagai WhatsApp Group.