Yeremias Yosef Sere
9 Jan 2021, 11.18 WIB
News

Bupati Sikka Copot Jubir Satgas Covid-19

 

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo. (Ist)

Sikka, Floreseditorial.com - Baru tiga hari bertugas, Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Sikka, Adrianus Firminus Parera, kembali dicopot. 


Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, kembali mengganti Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka dengan Ketua Pelaksana (Kalak) BPBD Sikka, Muhammad Daeng Bakir, dalam Rapat Evaluasi Covid-19 di Kantor BPBD Sikka, Jumat (8/1/2020).


Sebelumnya, Adrianus, yang juga merupakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sikka, ditunjuk oleh Bupati Sikka sebagai Jubir Satgas Covid-19, sejak Rabu (6/1/2021). Adrianus, menggantikan posisi, Petrus Herlemus, yang juga merupakan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Sikka, dan bertugas sebagai Jubir Satgas Covid-19 sejak Maret 2020 lalu.


"Semua pihak yang bekerja dalam Penanganan dan Pencegahan Covid-19 di Kabupaten Sikka, perlu menyesuaikan dengan Struktur Satuan Tugas, sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati Sikka Nomor 376/HK/2020 tentang Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Kabupaten Sikka, tertanggal 30 September 2020," ungkap Bupati Sikka.


Dalam SK tersebut, Bupati Sikka sebagai Ketua Satgas dan Sekda Kabupaten Sikka sebagai Wakil Ketua 8 Satgas Penanganan Covid-19. Sedangkan Kalak BPBD Sikka sebagai Kepala Sekretariat merangkap Juru Bicara. 


Sementara itu, Kalak BPBD Sikka, Muhammad Daeng Bakir, kepada media ini mengatakan, dalam SK Bupati Sikka terkait Struktur Satgas Penanganan Covid-19, dirinya memang bertugas sebagai Kepala Sekretariat sekaligus Juru Bicara.


Namun diakuinya, selama ini struktur tersebut belum dijalankan sesuai SK Bupati Sikka. Ketika dirinya diminta kembali menjadi Jubir Satgas Covid-19 sebagaimana ketentuan dalam SK Bupati Sikka tertanggal 30 September 2020 tersebut, dirinya mengaku siap menjalankan tugas itu.


"Perlu ada tambahan Juru Bicara yang akan menyampaikan informasi kepada publik dari segi kesehatan, mengenai covid-19. Sehingga, akhirnya disepakati dalam Rapat Evaluasi tersebut bahwa Kalak BPBD ini akan dibantu oleh Sekretaris Dinas Kesehatan, dr. Clara Yosefa Francis," jelas Bakir.