Iklan

 


Adrianus Paju
30 Jan 2021, 21.07 WIB
Cek Fakta

[Cek Fakta] Banjir Dahsyat Hantam REO-Manggarai NTT, Warga Gempar Sungai Besar Meluap

Video banjir Reo yang diupload di kanal YouTube Viral Time. (Foto: Screenshot)


Manggarai, Floreseditorial.com - Di tengah guncangan psikologis masyarakat serta upaya-upaya pemerintah dalam mengatasi bencana longsor, banjir disertai badai di berbagai wilayah di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak tiga hari terkahir, ada saja segelintir oknum yang sengaja memanfaatkan situasi dengan mengabadikan berbagai momen bencana di beberapa wilayah pada kanal YouTub, hingga menimbulkan keresahan dan kecemasan warganet, khususnya warga Reok yang berada di luar wilayah.


Seperti halnya video yang beredar di chanel YouTube Viral Time dengan judul "Terkini Banjir Dahsyat Hantam REO-Manggarai NTT, Warga Gempar Sungai Besar Meluap”, yang dipublikasikan pada Kamis (28/1/2021), yang telah ditonton hingga 130.763 kali itu, menuai banyak respon warganet.


Dalam video YouTube berdurasi 3.21 detik itu, memperlihatkan kondisi banjir bandang Sungai Wae Pesi yang meluap, hingga merendam beberapa rumah warga di wilayah Reok.


Menanggapi hal itu, Lurah Reok, Theobaldus Junaidin, melalui akun Facebooknya, menyampaikan pengumuman agar keluarga besar yang berada di luar wilayah Reok, Pers, dan para penggiat media sosial, agar tidak langsung mempercayai setiap informasi yang beredar.


“Untuk seluruh keluarga besar (Diaspora Reo) yang berada di luar wilayah Reo, Pers, Para pegiat media sosial diminta untuk tidak segera mempercayai setiap informasi gambar (foto), video, yang tersebar di YouTube terkait bencana banjir di wilayah Reo dan sekitarnya yang didramatisir dan jauh dari kondisi yang sebenarnya,” tulis Junaidin di akun Facebooknya, Sabtu (30/1/2021).


Junaidin menambahkan, informasi terkait banjir yang beredar itu perlu di cross check, chesk and balances, cover both sides dan sebagai bagain dari pemerintah setempat, pihaknya akan dengan terbuka menyampaikan informasi yang diperlukan.


Menurutnya, akibat tersebarnya berita, gambar, dan video tentang bencana yang tidak sesuai kondisi atau fakta sebenarnya, akan menimbulkan kegalauan, keresahan dan kecemasan di tengah masyarakat, terutama masyarakat Diaspora Reo yang berada di perantauan.


Ia mejelaskan, sejak adanya bangunan bronjong di bagian wilayah selatan Reo dan Tambat Labuh di bagian timur yang berbatasan langsung dengan Sungai Wae Pesi, kondisi Reo saat ini sementara aman dari luapan banjir Sungai Wae Pesi.