Advertisement

Ephianus Yudhivan Aris| <br>Penulis<br>
7 Jan 2021, 14.37 WIB
Wisata

Colol, Wisata Kebun Kopi Terbaik di Manggarai Raya

 

Molas Manggarai tengah memetik Kopi Kolombia Kuning di Colol (Foto: Ist/Antonius Cangkung)

Manggarai Timur, Floreseditorial.com- Colol merupakan nama salah satu daerah di Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT). Banyak yang bertanya, "Apa ciri khas daerah yang bisa dibilang terpencil ini?”. Ternyata, banyak masyarakat belum mengetahui keistimewaan daerah Colol. 


Selain alam dan lingkungan yang asri, Colol memiliki daya tarik khusus yang dapat menarik wisatawan untuk datang berkunjung. Colol memiliki kawasan wisata perkebunan kopi yang sangat menarik untuk dikunjungi, terutama bagi Anda para pecinta kopi sejati.


Agrowisata Colol terletak di lembah Colol, meliputi empat wilayah yang memiliki perkebunan kopi yakni, Desa Rende Nao, Desa Wejang Mali, Desa Uluwae, dan Desa Colol itu sendiri. Perkebunan kopi Colol ini, digadang-gadang sebagai penghasil kopi terbesar di Manggarai Raya, bahkan di Provinsi NTT. 


Tak sedikit orang yang bertanya tentang kualitas kopi dari hasil Perkebunan Kopi Colol ini. Ternyata, kualitas Kopi Colol sudah teruji dan telah mendapat pengakuan luar biasa dari para tester (pencicip) kopi dunia. Jadi, tidak perlu diragukan lagi.


Kopi Colol, mendapatkan predikat tiga besar dunia sebagai kopi dengan kualitas cita rasa terbaik di dunia. Wowww... Kopi Colol memang kopi yang membanggakan!


Selain itu, pada tahun 2015 silam, kopi Manggarai Timur jenis robusta dari Perkebunan Kopi Colol dan sekitarnya, berhasil menyabet penghargaan sebagai kopi jenis robusta terbaik se-Indonesia. 


Berwisata ke kawasan Colol, pengunjung akan ditawarkan berbagai aktivitas pertanian yang berkaitan dengan kopi, seperti memetik kopi, menggiling, membersihkan hingga menjemur kopi. Setelah kopi dijemur dan dibersihkan, para pengunjung juga akan diajak mengolah langsung biji kopi hingga menjadi segelas kopi nikmat yang menggugah selera.

 

Mengunjungi Colol, dijamin akan mengusir kejenuhan Anda, karena selain bisa menikmati seduhan kopi langsung dari kebunnya, Anda juga dapat memanjakan mata dengan perkebunan kopi yang asri dan terawat, bahkan menikmati suguhan atraksi-atraksi wisata menarik dari masyarakat Colol yakni, Danding (tarian adat) dan Mbata (nyanyian adat). Selain itu, Anda juga dapat melakukan aktivitas memancing ikan air tawar yang ada di sekitar tempat ini.


Akses Menuju Kebun Kopi Colol


Bagi Anda yang ingin datang ke Kawasan Wisata Colol, jika datang dari arah barat melalui Labuan bajo, akan menyusuri jalan trans Flores kurang lebih empat jam hingga tiba di Kota Ruteng. Dari kota ini, arahkan kendaraan ke timur menyusuri jalan trans Flores selama 20 menit hingga tiba di pertigaan Bealaing. Sampai di situ, belok kiri melewati jalan provinsi Ruteng-Elar selama satu jam hingga tiba di kampung Tangkul.


Sebelum tiba di Kampung Colol, Anda akan dimanjakan pemandangan lembah dari atas bukit Kampung Tangkul selama perjalanan, di mana lembah itulah yang merupakan Perkampungan Colol, dengan perkebunan kopinya yang membanggakan itu berada.


Arahkan kendaraan Anda turun ke lembah itu, melewati jalan berkelok-kelok seperti ular selama 15 menit, dan Perkampungan Colol ini siap menyambut kedatangan Anda. Selamat datang di Colol!!!


Kawasan Wisata Colol dikelola oleh pemerintah. Jadi, untuk memasuki kawasan tersebut, Anda cukup membayar biaya kontribusi Rp 5.000 per orang. 


Amenitas


Kawasan wisata ini sudah dilengkapi beberapa sarana penunjang wisata seperti toilet umum, tempat parkir, beberapa kantin dan warung makan. Bagi Anda yang datang dari luar daerah dan berencana untuk menginap, dapat memesan penginapan di daerah Watugong yang lokasinya tidak jauh dari pusat Wisata Kebun Kopi Colol.


Menarik bukan?... Jadi, tunggu apa lagi! Ayo berwisata ke Kebun Kopi Colol.