SWAPE UP UNTUK MEMBACA ARTIKEL
Di Matim, Urus KTP Wajib Bawa Hasil Rapid Test

Iklan

 


Pankrasius Y. Gandung| <br>Penulis<br>
20 Jan 2021, 15.35 WIB
News

Di Matim, Urus KTP Wajib Bawa Hasil Rapid Test

 

Ilustrasi (Net)

Manggarai Timur, Floreseditorial.com - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT), akan mengeluarkan aturan baru selama masa pandemi covid-19 yang terus meningkat di Kabupaten Matim.


Salah satu hal yang diwajibkan oleh Disdukcapil Matim adalah, membawa hasil rapid test dari puskesmas atau rumah sakit, bagi masyarakat yang datang untuk mengurus berkas di lembaga tersebut.


Kepala Disdukcapil Matim, Robertus Bonafantura, mengatakan, untuk warga Matim yang hendak melakukan perekaman E-KTP, diwajibkan membawa hasil rapid test dari rumah sakit atau puskesmas, demi memutus penyebaran covid-19.


Sementara itu, terpantau media, Rabu (2/1/2021), masyarakat Matim keluhkan pelayanan Disdukcapil, lantaran fasilitas ruang tunggu di kantor tersebut tidak bisa digunakan.


SJ, salah satu masyarakat asal Borong, ditemui media ini di halaman Kantor Disdukcapil Matim, mengatakan, masyarakat tidak bisa menggunakan fasilitas ruangan tunggu yang telah dibangun di kantor itu, dan terpaksa menunggu di luar hingga dipanggil oleh petugas.


Sementara itu, AD, warga Lamba Leda yang hendak mengurus pembaharuan Kartu Keluarga (KK), mengaku, terpaksa duduk di luar gedung kantor karena mereka tidak diizinkan menggatal ruang tunggu.


"Kami harus menunggu di bawah panasnya matahari hingga dipanggil untuk dilayani," katanya.


Menanggapi keluhan tersebut, Robertus Bonafantura, mengatakan, pihaknya mengambil sikap itu untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Matim, serta untuk mempersiapkan penyemprotan disinfektan. 


"Disdukcapil selalu melihat wajah baru yang datang ke kantor. Untuk itu, kami meminta pengertian dari masyarakat Matim," tukasnya.


Lampiran pengumuman Disdukcapil Matim (Foto: Net)