SWAPE UP UNTUK MEMBACA ARTIKEL
Diterpa Angin Kencang, Rumah Adat Manggarai di Cibal Ambruk Rata Dengan Tanah

Iklan

 


Adrianus Paju
31 Jan 2021, 12.51 WIB
News

Diterpa Angin Kencang, Rumah Adat Manggarai di Cibal Ambruk Rata Dengan Tanah

 
Rumah Adat Manggarai di Kampung Poa, Cibal Timur yang robot akibat diterpa angin kencang. (Foto: Ist)


Manggarai, Floreseditorial.com - Hujan disertai angin kencang selama sepekan terakhir yang melanda wilayah Cibal Timur, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyisakan sederet bencana yang harus dihadapi warga di wilayah tersebut.


Selain tanah longsor dan banjir, angin kencang terus bergemuruh hingga tak sungkan meruntuhkan bangunan Rumah Adat Manggarai milik warga Poa, Desa Langkas, Kecamatan Cibal, pada Sabtu (30/1/2021) sekitar pukul 13.00 Wita.


Informasi yang dihimpun dari Camat Cibal, Henry Makanonneng, hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah itu, meratakan bangunan rumah adat warga.


“Benar, akibat angin kencang, satu rumah adat di Kampung Poa roboh,” ungkap Henry.


Ia menyampaikan, rumah adat berukuran 7x8 meter yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat Kampung Poa sejak tahun 1992 silam itu, tak kuat menahan kencangnya angin hingga menyebabkan atap dan tiang bangunan ambruk seketika. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.


Atas peristiwa itu, pihak kecamatan telah melaporkan kondisi yang terjadi ke pihak Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Manggarai via telepon. Sementara laporan secara tertulis masih diproses.