Advertisement

Robert Nong Soni
2 Jan 2021, 23.54 WIB
News

Ditinggal Misa Tahun Baru, Rumah Aloysius Ludes Terbakar

Rumah Aloysius Dilang Kedang, ludes terbakar pada Jumat (1/1/2021). (Foto: Robert Nong Soni)


Flores Timur, Floreseditorial.com - Naas menimpah, Aloysius Dilang Kedang atau Wisu Kedang (57), warga RT.003/RW.004, Dusun Lewolein, Desa Lamaole, Kecamatan Solor Barat, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat (1/1/2021). Ketika sedang mengikuti perayaan Misa Tahun Baru di Gereja, rumah kediaman, Wisu Kedang, ludes terbakar. Kejadian tersebut diketahui pihaknya setelah pulang dari Gereja, sekitar pukul 09.00 Wita.


Salah satu saksi, Amina Nona Adi, Petugas Kesehatan Puskesmas Ritaebang, Solor Barat, yang bertugas di Polindes Lamaole, menjelaskan, pihaknya tidak dapat berbuat banyak ketika kejadian tersebut, karena api dengan cepat merambat dan menghanguskan rumah itu.


"Saat pulang dari Gereja, saya melihat asap mengepul tinggi sekali. Saya khawatir jangan sampai Gedung Polindes terbakar. Saya dan beberapa umat bergegas menuju sumber asap. Ternyata, rumah Bapak Wisu Kedang yang terbakar. Di tempat kejadian, kami tidak bisa berbuat apa-apa, karena dinding rumah semi permanen itu sudah habis terbakar. Tiang rumah pun sudah dimakan api dan nyaris tumbang. Karena panik, saya langsung menelpon Babinsa Lamaole, untuk melaporkan kejadian ini," ungkap Amina ketika dihubungi media ini via WhatsApp. 


Sementara itu, Kapospol Ritaebang, Solor Barat, Aiptu Augustinus Niron, menjelaskan, ketika tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pihaknya bersama tim mendapati rumah korban sudah habis dilalap si jago merah.


"Kami belum bisa pastikan sumber api dan penyebab kebakaran ini. Semua umat sedang Misa di Gereja. Sampai saat ini, kita sedang mendalami kasus ini. Kami berharap semoga warga setempat bisa membantu pihak Kepolisian," ungkap Aiptu Augustinus Niron ketika dihubungi media ini via telepon seluler.


Diketahui, pemilik rumah, Wisu Kedang, juga baru saja mengalami kedukaan, yakni kehilangan Istrinya pada 5 Desember 2020 lalu. Dan dari penyampaian warga sekitar, kediam korban tersebut sebelumnya pernah dihantam badai sekitar tahun 2019. Atas laporan Pemerintah Desa Lamaole ke Badan Penaggulang Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Flotim, Wisu Kedang, mendapat dukungan dana rehab rumah yang dibantu juga dengan swadaya masyarakat Dusun Lewolein.


Akibat insiden kebakaran tersebut, tak satu pun harta benda korban yang bisa diselamatkan. Wisu Kedang, hanya bisa pasrah dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.