Iklan

FEC Media | Verified Writer
19 Jan 2021, 13.35 WIB
News

DPRD Manggarai Usulkan PSBB Lokal

 

Anggota DPRD Kabupaten Manggarai, Yoakim Jehati (Foto: ist)

Manggarai, Floreseditorial.com – Kasus Covid-19 di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) semakin meningkat tajam. Kasus positif swab rapid antigen ditemukan di 27 kantor yang tersebar di Kabupaten Manggarai.


Anggota DPRD Kabupaten Manggarai, Yoakim Jehati, mengusulkan agar dilakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) lokal, untuk mencegah penyebaran covid-19.


Ia mengatakan, untuk mencegah penularan covid-19, cara yang perlu diambil Pemerintah Daerah (Pemda) Manggarai melalui Satgas Covid-19 yakni, selain melakukan PSBB lokal, juga menutup sementara seluruh kantor di setiap instansi yang ada di Kabupaten Manggarai. 


“Kalau bisa dimungkinkan bagi saya, Pemda Manggarai mengambil kebijakan lokal, tetap nanti berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov), dan Pemerintah Pusat yakni, PSBB lokal menjadi alternatif. Selain itu, jangan hanya sekolah saja yang dirumahkan, kantor juga ditutup sementara,” ungkapnya.

 

Ia menambahkan, pusat perbelanjaan juga harus ditutup sementara, dan acara pesta-pesta yang mengumpulkan massa, harus ditiadakan. 


“Pokoknya, warga dirumahkan dengan hitungan sekitar 7-10 hari begitu. Nah, dari situ sambil menunggu vaksinya ada, kemudian tenaga kesehatan dilakukan vaksinasi, kemudian mulai dilakukan penelusuran kontak erat bagi warga yang kontak erat dengan penderita,” ujarnya.


Menurutnya, cara-cara tersebut dapat menekan tingkat penyebaran covid-19 di Kabupaten Manggarai.


“Menurut saya, ini langkah yang harus diambil Pemerintah Daerah. Karena sekarang kasus covid-19 di Manggarai semakin banyak, sampai di kampung-kampung,” tukasnya.