Iklan

Rian Laka
18 Jan 2021, 20.27 WIB
News

Dua Korban Sriwijaya Air SJ182 Asal Ende: Potongan Baju Ditemukan, Jasad Belum Teridentifikasi Secara Utuh

 

Proses evakuasi korban Pesawat Sriwijaya Air SJ182 (net)

Ende, Floreseditorial.com -  Berdasarkan informasi dari pihak Rumah Sakit Bhayangkara, Kramatjati, Jakarta yang diterima keluarga korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ182, asal Kabupaten Ende, sampai hari ini sudah ada titik terang, perihal dua warga kabupaten Ende yang turut menjadi korban kecelakaan pesawat tersebut, namun belum bisa dipastikan.


Hal ini disampaikan, Benediktus, perwakilan keluarga korban, kepada media ini via telepon seluler, Senin (18/1/2021). 


Ia menginformasikan, dari potongan organ para korban yang ditemukan, sudah terkumpul sebanyak 312 kantong. 


Namun, berdasarkan informasi dari pihak RS Bhayangkara, dari temuan tersebut, belum teridentifikasi secara utuh dan menyeluruh terkait pencocokan DNA keluarga para korban. 


Menurutnya, ada hal-hal teknis yang belum bisa dijelaskan oleh rumah sakit kepada pihak keluarga korban.


“Yang jelas, dari sekian banyak kantong jenazah, berupa potongan organ yang ditemukan, sudah ada beberapa kantong yang sudah bisa dipastikan, punya kecocokan dengan keluarga korban, baik melalui DNA maupun barang bawaan korban. Sehingga, sebagian sudah diserahkan kepada keluarga korban lainnya,” terangnya.


Ia menambahkan, sesuai informasi, untuk kedua korban ,Theofilus dan Shelfi, belum bisa dipastikan sudah ditemukan atau belum. Karena, proses pencocokan DNA belum menemukan hasilnya.


Untuk itu, menurut Benediktus, pihaknya masih menunggu kepastian dari RS Bhayangkara, untuk dilakukan pencocokan DNA dari dua orang tua korban, baik melalui temuan sejumlah 312 kantong jenazah berupa potongan-potongan organ, maupun barang-barang bawaan korban. Maka, untuk memastikan hal itu, masih butuh proses.


“Hanya memang ada busana berupa baju yang dikenakan dua korban asal Ende. Karena setelah dilakukan pencocokan, ternyata ada kecocokan dengan busana korban saat keberangkatan dari Jakarta menuju Pontianak,” terangnya.


Maka dari itu, dari dua keluarga Theofilus dan Shelfi, tetap akan menunggu pengumuman resmi soal hasil pencocokan DNA dari pihak RS Bhayangkara, maupun pihak terkait lainnya.


Ia menambahkan, untuk saat ini, berkaitan dengan penginapan hotel, makan minum, transportasi dan keamanan selama berada di Jakarta, semuanya difasilitasi oleh pihak Maskapai Sriwijaya.


Selian itu, untuk update informasi terbaru terkait pencarian ataupun penemuan korban, ataupun hasil DNA, tetap diinformasikan secara detail oleh pihak Maskapai Sriwijaya Air, kepada keluarga korban Theofilus dan Shelfi.