Advertisement

Ignasius Tulus
4 Jan 2021, 20.26 WIB
Headline

FPI Dibubarkan, Ketua MUI Matim: Kita Dukung Pemerintah, Tapi Tidak Menyalahkan FPI

 

Ilustrasi Bendera FPI. (Foto: Net)


Manggarai Timur, Floreseditorial.com - Akhir-akhir ini, pembubaran organisasi Front Pembela Islah (FPI) terus mendapatkan sorotan dari berbagai pihak.


Di tingkat lokal, Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang berkedudukan di Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT) juga memberikan pernyataan.


Ketua MUI Matim, Jamiludin Abdul Mutalib, kepada Floreseditorial.com mengatakan, pihaknya tentu mendukung pemerintah yang sudah membubarkan organisasi FPI itu.


"Pemerintah bubarkan itu mungkin karena tidak memenuhi syarat. Saya mendukung pemerintah tetapi tidak juga menyalahkan FPI," ujar Jamiludin, Senin (4/1/2021) siang.


Menurut Jamiludin, niat baik dari masyarakat dalam mendirikan organisasi seharusnya mengikuti aturan yang berlaku.


"Selama ini dia (FPI, red) sudah berjalan lama. Saya tidak tahu, apakah dia memang ada dokumen pendiriannya atau tidak sesuai aturan. Kalau memang pemerintah bubarkan itu, mungkin karena tidak memenuhi syarat," tambahnya lagi.


Untuk diketahui, Pemerintah membubarkan FPI melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) enam menteri dan kepala lembaga yang diumumkan pada Rabu, 30 Desember 2020. Dengan adanya SKB tersebut, FPI dilarang berkegiatan serta menggunakan simbol dan atribut organisasi.