Advertisement

Rian Laka
14 Jan 2021, 11.30 WIB
News

Kadis PK NTT: Para Guru Harus Administrasikan Belanja Dana BOS

 

Kunjungan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Linus Lusi, di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kabupaten Ende. (Foto: Rian Laka)

Ende, Floreseditorial.com - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaa (Kadis PK) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Linus Lusi, mengajak para Guru sebagai Tim Pengelola Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), untuk mengadministrasikan semua aset yang telah dibelanjakan menggunakan Dana BOS.


Linus Lusi, mengatakan, aset sekolah ada di murid dan kekuatan sekolah ada di orang tua murid. Sehingga, komunikasi antara orang tua bersama pihak sekolah, dan komunikasi antara orang tua bersama Guru, perlu dijembatani secara arif dan bijaksana.


Pernyataan ini disampaikan, Linus Lusi, ketika mengunjungi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Ende, pada Rabu (13/1/2021).


Ia menjelaskan, kunjungan tersebut merupakan konsolidasi restorasi kebangkitan pendidikan di Kabupaten Ende, yang merupakan Kota Sejarah dan Kota Pelajar yang menjadi ikon pendidikan NTT di tahun enam puluhan itu.


Selain itu, Ia berharap, civitas akademika SMKN 1 Ende berpartisipasi dalam perlombahan Mars Pendidikan NTT, yang akan digelar pada Mei 2021 mendatang, dengan tema 'Restorasi Kebangkitan Pendidikan yang Revolusioner di NTT'.


“Ya, ketika SMA/SMK bermigrasi ke provinsi karena regulasi, sangat diharapkan kepada para Kepala Sekolah untuk tidak membelakangi Pemerintah Kabupaten,”  ujarnya. 


Sementara itu, Kepala SMKN 1 Ende, Helmin Gildus Rangga, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kunjungan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT ke SMKN 1 Ende.


Ia berharap, Kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT memperhatikan para Guru Komite yang sudah mengabdi sekian lama di sekolah tersebut. Pihaknya memohon kesejahteraan Guru Komite di perhatikan.


“Tolong perhatikan Guru-guru Komite yang sudah mengabdi sekian lama di sekolah ini,” katanya.