Iklan


 

Yeremias Yosef Sere
14 Jan 2021, 11.21 WIB
Covid-19

Kasus Positif Covid-19 di Sikka Bertambah 17 Orang

 

Ilustrasi (net)

Sikka, Floreseditorial.com - Kasus positif covid-19 di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali bertambah sebanyak 17 kasus. Hal itu diketahui berdasarkan laporan hasil pemeriksaan swab test dari Laboratorium RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, pada Rabu (13/1/2021).


Kepada floreseditorial.com, Rabu (13/1/2021) malam, Juru Bicara Satgas Covid-19 Bidang Kesehatan Kabupaten Sikka, dr. Clara Yosefina Francis, mengatakan, laporan tersebut berdasarkan hasil swab test yang dikirim ke Kupang, pada tanggal (30/12/2020). Di mana dilakukan pengambilan sampel swab test pada 28 dan 29 Desember 2020.



“17 Pasien itu sudah selesai diisolasi dan sebagian besarnya merupakan kontak erat dari pasien positif covid-19 sebelumnya. Lima kasus dari rapid test antigen positif, dan satu kasus pelaku perjalanan rapid antigen yang bergejala,” ungkapnya.


Ia menambahkan, dengan bertambahnya 17 pasien tersebut, total kasus positif covid-19 di Kabupaten Sikka sebanyak 157 kasus, baik yang melakukan swab PCR maupun TCM. Di mana terdapat 57 kasus akibat transmisi lokal.


Ia menjelaskan, sampai saat ini, pasien yang dirawat di Ruang Isolasi RSUD T. C. Hillers Maumere, berjumlah 13 orang. Sementara itu, enam orang lainnya masuk rumah sakit pada Selasa (12/1/2021).


“Jadi, kemarin itu cukup banyak yang masuk ke rumah sakit dan masuk ruang isolasi karena berbagai keluhan, dari rapid test antigen positif,” terangnya. 


Ia mengungkapkan, hingga saat ini, pihaknya sudah melakukan pengambilan sampel swab PCR terhadap sepuluh orang karyawan bank di Kabupaten Sikka. Menurutnya, karyawan bank tersebut diambil sampel swab-nya karena rapid test antigen positif.


“Sepuluh orang karyawan bank itu yakni, dari Bank BNI sebanyak empat orang, serta Bank Mandiri, Bank BRI dan Bank BPD NTT, masing-masing dua orang,” sebutnya.


Ia mengimbau, kepada beberapa pihak lembaga keuangan yang berada di Kabupaten Sikka, agar secara rutin melakukan pemeriksaan rapid test antigen terhadap seluruh karyawannya.


“Oleh karena itu, sangat diimbau kepada seluruh masyarakat, agar selalu disiplin dalam melaksanakan protokoler kesehatan. Karena hanya dengan itu, kita bisa mencegah penularan covid-19 pada saat ini,” jelasnya.