Iklan

 


Redaksi Flores Editorial
30 Jan 2021, 15.06 WIB
News

Kayu Tumbang Robohkan Rumah Warga di Lamba Leda

 
Bahu membahu, bersama Babinsa, Babinkantibmas, pihak desa dan masyarakat setempat, membantu korban membersihkan kayu yang tumbang. (Foto: FEC Media)


Manggarai Timur, Floreseditorial.com - Hari ke empat hujan dan angin kencang yang mengguyur Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menelan korban.

Kali ini, angin kecang memaksa sebuah pohon asam tumbang dan menerjang sebuah rumah milik, Malsianus Edi, hingga roboh. Kejadian di Kampung Bea Ri'i, Desa Satar Punda Barat, Kecamatan Lamba Leda itu berlangsung pada Sabtu (30/1/2021) pukul 12.05 Wita.


“Rumah yang dihuni sembilan orang termasuk seorang bayi dari dua keluarga itu, ambruk akibat tertindih pohon asam besar. Beruntung, tidak ada korban jiwa pada peristiwa itu. Hanya saja, beberapa penghuni rumah mengalami luka lecet akibat reruntuhan bahan bangunan rumah,” kata Agus Supratman, Sekretaris Camat (Sekcam) Lamba Leda, Sabtu (30/1/2020).


Informasi yang dihimpun media, korban luka atas nama, Teofelus Leda dan Sesilia Deti. Kedua korban mengalami luka lecet di bagian wajah dan punggung.

Bahu membahu, bersama Babinsa, Babinkantibmas, pihak desa dan masyarakat setempat, membantu korban membersihkan kayu yang tumbang. (Foto: FEC Media)


Selain itu, beberapa kayu tumbang juga melintasi jalan, sehingga mengganggu arus lalu lintas pengguna jalan. Kayu tumbang di beberapa titik di jalan Jalur Benteng Jawa - Dampek dan Jalur Strategis Nasional Reo - Dampek.


Beruntung, kayu tumbang tersebut sudah dibersihkan warga sekitar bersama Babinsa setempat, beserta prangkat desa dan pihak kecamatan.


Sementra itu, kerugian akibat peristiwa tersebut masih dalam tahap pendataan oleh petugas lapangan.