Iklan

Ignasius Tulus
16 Jan 2021, 11.58 WIB
HeadlineHukrim

Kejati NTT Mulai ‘Bidik’ Persoalan Agraria Lainnya di Labuan Bajo

 

Kepala Kajati NTT, Yulianto, saat memberikan Konferensi Pers kepada Wartawan di Kupang. (Foto: Ignas Tulus)

Kupang, Floreseditorial.com - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Nusa Tenggara Timur (NTT), Yulianto, mengatakan, pihaknya mendeteksi banyak persoalan agraria yang terjadi di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Flores, NTT.


Hal itu disampaikan, Yulianto, menyusul penetapan sebanyak 16 orang tersangka yang diduga kuat terlibat dalam kasus jual beli aset negara di Kabupaten Mabar, yang akhir-akhir ini terus menjadi perhatian publik.


“Kami juga sudah mendeteksi bertambah banyaknya persoalan agraria yang ada di Manggarai Barat,” ujar Yulianto, Kamis (14/1/2021) sore kepada Wartawan di Kupang.


Ia mengatakan, untuk menuntaskan semua persoalan agraria yang ada di Kabupaten Mabar itu, pihaknya akan terus melakukan penyidikan.


“Penyidikan yang kami lakukan secara transparan, akuntabel ini, masyarakat bisa menilai bahwa kami sangat terbuka, profesional dalam menangani perkara-perkara korupsi yang sedang terjadi,” ujarnya.


Sementara itu, terkait kasus jual beli tanah di Kabupaten Mabar yang saat ini masih ramai diperbincangkan, Yulianto, menjelaskan, pihaknya sudah melakukan penyitaan terhadap aset tanah negara tersebut.


“Secara Fruden, perkara ini asetnya pun sudah berhasil kita sita,” tukasnya.