Iklan

Ignasius Tulus
15 Jan 2021, 12.09 WIB
Hukrim

Kenakan Rompi Tahanan, Muhammad Achyar Diborgol Saat Tiba di Bandara El Tari Kupang

 

Tersangka kasus dugaan penggelapan aset negara di Labuan Bajo, Muhammad Achyar, saat tiba di Bandara El Tari Kupang. (Foto: Ist)

Kupang, Floreseditorial.com - Tiba di Kupang, Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), salah satu tersangka kasus jual beli aset negara di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Muhammad Achyar, digelandang ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT dengan tangan di borgol, Jumat (15/1/2021) pagi.


Achyar, tiba di Bandara El Tari Kupang menggunakan Pesawat Batik Air, pukul 6.30 Wita.


Achyar, ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis (14/1/2021), dan sempat ditahan pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba, Jakarta.


Diberitakan media ini sebelumnya, Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT telah menetepkan sebanyak 16 orang tersangka dalam kasus jual beli aset negara di Labuan Bajo itu.


Dari 16 orang tersangka itu, sebanyak 13 tersangka sudah ditahan pihak Kejati NTT, termasuk Muhammad Achyar. Sementara tiga orang tersangka lainnya, termasuk Bupati Mabar, Agustinus Ch. Dula, belum ditahan.


Hingga berita ini diturunkan, Muhammad Achyar, sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Kantor Kejati NTT.