Iklan

 


Rian Laka
23 Jan 2021, 18.24 WIB
News

Lambannya Kepengurusan Administrasi Kependudukan di Kabupaten Ende, Bupati: “Saya Pikir Biasalah, Tidak Mungkin Sempurna Banget”

Bupati Ende, Djafar Achmad, saat diwawancarai awak media di Bandara Haji Hasan Aroebusman Ende. (Foto : Rian Laka)



Ende, Floreseditorial.com - Bupati Ende, Djafar Achmad, berpesan kepada seluruh masyarakat yang hendak melakukan perjalanan ke luar daerah atau luar negeri, agar mengantongi identitas diri seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).


Hal ini disampaikan Bupati Ende, Djafar Achmad, saat ditemui media ini di Bandara Hj. Hasan Aroebusman Ende, Sabtu (23/1/2021).


Namun, dibalik pesan tersebut, terdapat keluhan masyarakat terkait lambannya proses pengurusan KTP dan KK. 


“Saya pikir biasa lah, kita tidak mungkin sempurna banget,” ujar Bupati Djafar.


Menurutnya, hal tersebut bukan perkara mudah, mengingat total penduduk Kabupaten Ende sebanyak 162 ribu itu, tentunya memerlukan waktu ekstra untuk ditangani.


Bupati Djafar mengatakan, pemerintah akan terus berusaha keras melayani kebutuhan administrasi kependudukan masyarakat Kabupaten Ende.


“Pemerintah akan terus berupaya untuk terus memperbaharui, agar menjadi lebih baik kedepannya,” tuturnya.


Ia menyampaikan, kepada masyarakat, apapun keluhannya, harus tetap bersabar. Terutama kondisi saat ini yang masih dalam suasana pandemi covid-19.


“Tentunya, meskipun di tengah wabah covid-19, pemerintah akan tetap maksimal melayani kepentingan admnistrasi masyarakat. Jadi, tolong dipahami," ungkapnya.


Ia mengimbau, sesulit apapun prosesnya, bagi masyarakat yang akan berpergian ke luar kota atau pun ke luar negeri, wajib hukumnya melengkapi data administrasi kependudukan.


"KTP, KK, dan data lainnya harus kita kantongi. Karena takut terjadi lagi seperti peristiwa dua korban saudara kita ini. Untuk itu, KTP dan KK sangat dibutuhkan,” tukasnya.