Advertisement

 


Yeremias Yosef Sere
14 Jan 2021, 22.01 WIB
News

Muslimat NU Sikka Antarkan Bantuan Untuk Susteran SFSC

 

Ibu-ibu Muslimat NU Kabupaten Sikka saat memberikan bantuan kepada para suster di Biara Kongregasi Suster-Suster Fransiskan Hati Kudus Yesus dan Maria (SFSC) Nita, Kamis (14/1/2021). (Foto: Ist)

Sikka, Floreseditorial.com - Muslimat Nahadlatul Ulama (NU) Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyambangi Biara Kongregasi Suster-Suster Fransiskan Hati Kudus Yesus dan Maria (SFSC), yang terletak di RT.002/RW.001, Dusun Tour Orin Bao, Desa Nita, Kecamatan Nita, pada Kamis (14/1/2021). 


Kedatangan Ibu-ibu berhijab tersebut, dengan maksud mengantarkan bantuan kepada para Suster SFSC yang sedang menjalani karantina mandiri, menyusul adanya seorang suster yang terkonfirmasi positif covid-19, yang saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD T. C. Hillers Maumere.


Selain itu, lima orang suster lainnya juga dinyatakan positif rapid test antigen sejak 5 Januari 2021, akibat kontak erat dari pasien positif tersebut.


Karena hal itu, para Suster SFSC langsung dikarantina mandiri, sehingga menyulitkan mereka untuk membeli pasokan makanan. Hal ini menarik empati Muslimat NU Sikka, untuk terjun langsung memberikan bantuan kepada para Suster SFSC.


Ketua Muslimat NU Kabupaten Sikka, Hj. Nurnaningsih, usai memberikan bantuan tersebut, menjelaskan, bantuan itu sebagai bentuk kepedulian dan rasa solidaritas kemanusiaan.




“Sebagai manusia, kami merasa tergerak hati untuk memberikan sedikit dari apa yang kami miliki, dengan cara kami sendiri. Sebelum kami memberikan sumbangan ini, saya sempat telepon dulu suster di sini, kira-kira apa yang mereka butuhkan. Ternyata, suster bilang 'makanan sudah banyak di sini, kami hanya membutuhkan buah-buahan, karena yang ada di biara hanya nanas dan pisang, sedangkan yang lain tidak ada',” tukasnya.


Pihaknya kemudian membawakan dan memberikan bantuan berupa buah-buahan, Alat Pelindung Diri (APD), hand sanitizer, dan masker.


“Bantuan yang kami berikan ini, tidak lebih, tetapi ini adalah bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara kita. Kami juga saling mendoakan, semoga para suster yang terpapar covid-19 cepat pulih, sehingga mereka bisa beraktivitas kembali seperti biasanya,” terangnya.


Senada, Delegatus (Pimpinan) Kongregasi SFSC, Suster Yosefina Maria Yanti Purnawati, mengaku terharu atas kepedulian banyak pihak terhadap komunitas mereka. Ia menyampaikan terima kasih mendalam kepada Muslimat NU Sikka, yang telah peduli dengan memberikan bantuan tersebut.


“Semuanya, hanya Tuhan yang dapat membalas kebaikan. Dan semoga pahalanya besar di surga,” ungkap suster yang akrab disapa Suster Yanti itu.


Ia menyampaikan, hingga saat ini, masih ada dua orang suster yang sedang menjalani isolasi di RSUD T. C. Hillers Maumere, dan empat orang suster lainnya menjalani karantina mandiri di Biara Suster SFSC Nita.


Ia menambahkan, setiap hari, pihaknya menggelar senam meditasi, untuk menyegarkan badan, dan untuk meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tidak mudah terkena covid-19. Selain itu,

mereka juga rutin menyemprotakan disinfektan di sejumlah ruangan, di dalam komunitas mereka tersebut.