Iklan

FEC Media
20 Jan 2021, 02.23 WIB
Floreseditorial Plus

Pabrik Semen Luwuk dan Masa Depan Anak Cucu



 

Meskipun rencana pendirian pabrik semen serta eksploitasi tambang batugamping di Desa Satar Punda, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menuai polemik, namun sayangnya, PT. Istindo Mitra Manggarai bersama pemerintah, rupanya tak mau ambil pusing. Pasalnya, Pemerintah Pro-vinsi (Pemprov) NTT melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (PMPSP), baru-baru ini mengeluarkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) untuk PT. Istindo Mitra Manggarai.


Dengan IUP itu, pemerintah memberi tiket resmi bagi perusahaan tambang itu untuk mengeruk kekayaan alam di daerah Lengko Lolok, Desa Satar Punda. Menurut rencana, PT. Istindo Mitra Manggarai akan melakukan eksploitasi kandungan batu gamping dalam perut bumi Manggarai, sebagai bahan baku pembuatan semen. Sementara PT. Semen Singa Merah akan menyulap bongkahan batu gamping itu menjadi butiran-butiran semen. Jadi, terdapat dua jenis perusahaan yang akan beroperasi di wilayah Satar Punda, yakni perusahaan tambang batu gamping dan pabrik semen.


Pertanyaan penting dan mendesak buat kita semua adalah, “Apakah Pabrik Semen Luwuk sa-ngat urgent? Apakah Pabrik Semen Luwuk dapat mengurangi angka pengangguran di Manggarai Raya umumnya dan Manggarai Timur khususnya? Apakah Pabrik Semen Luwuk dapat menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Manggarai Timur yang kembang kempis itu?”.


Pertanyaan-pertanyaan penting ini, hendak menyingkap kegelisahan-kegelisahan yang berkelana dari sejumlah elemen masyarakat, terkait rencana pembangunan Pabrik Semen Luwuk di Desa Satar Punda itu. Sebab, rencana tersebut menjadi isu seksi, dibicarakan hampir semua kalangan. Soal dukung atau tidak, sudah saatnya atau ........


Ini Merupakan Konten Premium

Jadilah Pelanggan Floreseditorial+ Untuk Mendapatkan Akses Puluhan Berita Setiap Bulannya


LANGGANAN SEKARANG