SWAPE UP UNTUK MEMBACA ARTIKEL
Pantau Lokasi Bencana, Kapolsek Reok Imbau Warga Tetap Waspada

Iklan

 


Adrianus Paju
31 Jan 2021, 13.01 WIB
News

Pantau Lokasi Bencana, Kapolsek Reok Imbau Warga Tetap Waspada

Anggota Polsek Reok ikut membersihkan atap bangunan Kantor Kelurahan Reok yang ambruk diterjang angin kencang. (Foto: Adrian Paju)


Manggarai, Floreseditorial.com - Hujan disertai angin kencang yang terjadi sepekan terkahir, menyisakan berbagai musibah longsor, banjir, serta pohon tumbang di berbagai wilayah di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk di wilayah Kecamatan Reok dan Reok Barat.


Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Reok, dipimpin Kapolsek Reok, Ipda Agustian Sura Pratama, memantau langsung perkembangan lokasi rawan bencana longsor, banjir, dan pohon tumbang yang terjadi di beberapa titik, setelah hujan deras dan angin kencang mengguyur wilayah Reok dan Reok Barat selama sepekan terkahir. 


Kepada Wartawan, Kapolsek Agustian, menuturkan, pihaknya menyusuri titik-titik rawan bencana banjir, longsor, dan pohon tumbang di dua kecamatan itu, untuk membantu mengevakuasi material-material yang menghabat aktivitas warga di wilayah tersebut.


"Dari hasil pantauan, pohon tumbang akibat angin kencang terdapat di dua titik di wilayah Reok yakni, pohon tumbang yang terjadi di wilayah Wangkung, Kelurahan Wangkung dan pohon tumbang di lokasi Perkuburan Katolik Kelurahan Baru," ungkap Kapolsek Agustian.


Ia menambahkan, atap rumah salah seorang nelayan di wilayah Wangkung serta atap Kantor Kelurahan Reok, ikut terbongkar akibat angin kencang yang melanda wilayah tersebut.


"Untuk di Kecamatan Reok Barat, saya bersama anggota memantau kondisi jembatan di wilayah Desa Sambi, yang ikut jebol akibat derasnya arus sungai," katanya.


Ia menyampaikan, tidak ada korban jiwa dalam pristiwa di berbagai lokasi bencana tersebut, namun kerugian material yang dialami pihak nelayan dan Kantor Kelurahan Reok ditaksir masing-masing sekitar Rp 1.000.000.


Selain ikut mengevakuasi material pohon tumbang serta atap rumah yang terbongkar, Kapolsek Agustian, akan terus memantau lokasi rawan bencana serta mengimbau warga sekitar untuk tetap waspada dari berbagai kemungkinan, karena diperkirakan wilayah Reok dan sekitarnya masih akan diguyur hujan deras hingga beberapa waktu ke depan.


"Mengingat intensitas hujan yang tinggi, agar pepohonan yang berada di sekitar rumah dipotong/dipangkas. Hal itu untuk mencegah terjadinya pohon tumbang akibat angin kencang, mengingat intensitas curah hujan yang tinggi dan angin kencang masih berpotensi terjadi di wilayah Kecamatan Reok dan Reok Barat, diprediksikan kejadian serupa masih akan terjadi," tukasnya.