Iklan

 




Valerius Isnoho
28 Jan 2021, 12.51 WIB
News

Pasar Mingguan di Pagal Terendam Banjir

 
Kondisi Pasar Mingguan di Pagal yang terendam banjir. (Foto: Valerius Isnoho)

Manggarai, Floreseditorial.com - Akibat tingginya curah hujan yang melanda Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyebabkan terjadinya banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah tersebut.


Demikian yang terjadi di Pasar Mingguan Rakyat di Pagal, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai. Banjir menutupi seluruh kawasan pasar tersebut, pada Kamis (28/1/2021).


Berdasarkan pantauan media ini di lokasi kejadian, tampak ruko dan stand barang di Pasar Pagal terendah air. Banjir tersebut diakibatkan oleh meluapnya sungai Wae Kebong, yang berada tepat di samping pasar tersebut. 


Salah seorang warga yang tinggal di lokasi pasar itu, yang tidak ingin dimediakan namanya, mengaku, kejadian itu membuat mereka panik dan takut, lantaran aliran sungai Wae Kebong selalu meluap setiap musim hujan.


Dihubungi media ini via pesan singkat, Kepala Dinas (Kadis) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai, Libert Habut, mengungkapkan, banjir tersebut disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi, sehingga volume air jadi lebih besar.


"Kepada masyarakat, agar selalu bangun kerja bakti untuk membersihkan got dan jalur sungai yang ada, dan tidak boleh membuang sampah di sungai," terang Libert.


Terkait langkah praktis yang diambil oleh pemerintah melalui dinas, Kadis BPBD Kabupaten Manggarai itu menerangkan kembali terkait Instruksi Bupati tanggal 14 Oktober dan 14 Desember 2020 kepada para Camat, Lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Manggarai, agar memberlakukan kerja bakti gotong royong oleh seluruh warga masyarakat, untuk membersihkn drainase/got-got jalan dan membersihkan lingkungan kampung, agar alur air tidak tersumbat.


"Karena jika alur air tersumbat, maka pasti terjadi banjir, baik lingkungan pemukiman/lingkungan pasar, atau dapat merusak jalan sebagai transportasi umum untuk masyarakat," tukasnya.