Iklan

Gusti Musa
5 Jan 2021, 22.40 WIB
News

Peduli Difabel, HIPMMATIM Kupang Gelar Aksi Galang Dana

  

Aksi Penggalangan Dana Himpunan Mahasiswa Manggarai Timur (HIPMMATIM) Kupang. (Foto: Gusti Musa)


Kupang, Floreseditorial.com - Merespon pemberitaan Floreseditorial.com edisi Jumat (1/1/2020) dengan judul ‘Cacat Sejak Lahir, Lesti Butuh Perhatian Pemda Matim’, sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Pelajar Mahasiswa Manggarai Timur (HIPMMATIM) Kupang melakukan aksi kemanusiaan berupa penggalangan dana untuk, Lesti, di sejumlah titik di Kota Kupang, pada Selasa (5/1/2020).


Terpantau media, aksi penggalangan dana tersebut berlangsung di lampu merah Patung Kirap dan lampu merah Polda NTT.


Ketua Umum HIPMMATIM Kupang, Obi Rahman, kepada floreseditorial.com, Selasa (5/1/2020), menjelaskan, aksi penggalangan dana untuk, Lesti, yang berasal dari Lento, Kecamatan Pocoranaka, Kabupaten Manggarai Timur itu merupakan sebuah misi kemanusiaan. 


Yoktavia Lesti Selung (Foto: Ist)


Menurutnya, hal tersebut memang sudah seharusnya menjadi tanggung jawab moral Mahasiswa, demi membantu sesama yang sedang membutuhkan pertolongan.


“Yang menjadi dasar bagi kami untuk kemudian turun pada hari ini, merupakan karena imbas dari ketidakmampuan Pemerintah Daerah (Pemda), khususnya dinas-dinas terkait seperi Dinas Sosial (Dinsos) maupun Dinas Kesehatan (Dinkes), untuk mengurusi permasalahan seperti ini,” terangnya.


Ia menambahkan, dalam Undang-Undang sudah diamanatkan bahwa para penyandang cacat atau difabel, merupakan tanggung jawab penuh negara. Namun menurutnya, dengan mencuatnya persoalan tersebut, berarti negara belum mampu menjalankan tugas dan kewajibannya dengan baik.


“Pemerintah hari ini menutup mata dengan adanya permasalahan ini. Bahwa kurang lebih 19 tahun, Lesti, belum pernah mendapatkan bantuan apapun. Baik dari Pemerintah Desa (Pemdes), Pemda, Pemerintah Provinsi (Pemprov) maupun Pemerintah Pusat,” tegasnya.

 

Ia mengatakan, aksi penggalangan dana tersebut akan dilakukan lagi beberapa hari kedepan, dengan berkomunikasi dengan para orang tua asal Manggarai di Kota Kupang, untuk terlibat membantu, Lesti. 


“Kita bantu dalam bentuk obat-obatan dan beberapa makanan bergizi lainnya, yang sesuai dengan kondisi enu Lesti di sana. Yang lain, kita salurkan juga berupa uang,” tambahnya.


Tak lupa, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat di Kota Kupang, yang dengan rela mau berbagi dan membantu, Lesti, melalui aksi penggalangan dana tersebut.