Iklan

 




Rian Laka
21 Jan 2021, 18.11 WIB
News

Penanganan Covid-19 di Ende, PUSAM Indonesia: Pemerintah Lambat

 

Sekretaris Jenderal Pusat Kajian dan Advokasi Masyarakat (PUSAM) Indonesia, Oskar Vigator Wolo. (Foto: Ist)

Ende, Floreseditorial.com - Dalam meningkatkan kewaspadaan demi mencegah penularan covid-19, Sekretaris Jendral Pusat Kajian dan Advokasi Masyarakat (PUSAM) Indonesia, mengingatkan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ende jangan lengah dalam menjalankan Instruksi Bupati Ende No:440/PKP.498/1/1/2021. 


Hal ini diungkapkan Sekretaris Jendral Pusam Indonesia, Oskar Vigator Wolo, kepada media, saat ditemui di kediamannya, Rabu (20/1/2021).


Ia mengimbau, pemerintah harus tetap konsisten dalam menjalankan Instruksi Bupati Ende, mengingat jumlah kasus covid-19 terus meroket, hingga adanya korban meninggal dengan status probable dalam sepekan terakhir di Kabupaten Ende.


“Instruksi Bupati Ende jangan hanya berlaku di atas kerta, tetapi harus diikuti dengan tindakan nyata lapangan. Karena kalau tidak demikian, maka tidak akan ada efek jera bagi masyarakat. Untuk itu, pemerintah harus lakukan tindakan konkret, sehingga tidak menyebabkan multi interprestasi di tengah masyarakat,” terangnya.


Ia menyatakan, Pemda Ende sadar terlambat. Menurutnya langkah dan upaya yang diambil Pemda Kabupaten Ende dengan melakukan pembatasan segala aktivitas masyarakat melalui instruksi Bupati itu terlambat. 


"Karena setelah covid-19 meroket, pemerintah baru mengambil tindakan tegas.

Disisi lain, kekosongan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Ende, menjadi masalah baru dalam penanganan wabah covid-19 yang semakin menggeliat. Anehnya, Kadinkes masih berstatus Plt. Artinya, kewenangan yang diberikan kepada Plt Kadinkes maupun Sekretaris, sangat terbatas," ungkap Oskar.


Untuk itu, PUSAM Indonesia berharap, pemerintah segera menindaklanjuti Instruksi Bupati Ende sebagai bagian dari tanggung jawab kepada masyarakat.


"Kepada Bupati Ende, agar mencari solusi cepat, tepat, bijak, guna menentukan dan mengangkat Kadinkes Kabupaten Ende yang baru. Sehingga, upaya dan langkah konkrit, Kadinkes harus bekerja lebih ekstra dalam penanganan covid-19 di Kabupaten Ende," tukasnya.