Advertisement

 


Jhonatan Raga
10 Jan 2021, 01.14 WIB
Covid-19

Perkembangan Kasus Covid-19 di Nagekeo, Tersisa Satu Orang Positif

Ilustrasi. (Net)


Nagekeo, Floreseditorial.com - Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Nagekeo, Silvester Teda Sada, menginformasikan upaya pencegahan penyebaran covid-19 di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).   


Salah satu langkah yang ditempuh yakni, memperketat pemeriksaan terhadap pelaku perjalanan yang datang dari luar daerah. Seperti yang dilakukan pada 71 penumpang Kapal Sangke Palangga, yang datang dari Pelabuhan Bira, Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Sabtu (9/1/2021) pagi.  


Dari 71 penumpang kapal yang turun di Pelabuhan Maropokot, hanya satu orang yang mengantongi surat keterangan rapid test. Sehingga, pihak Satgas Covid-19 melakukan pemeriksaan rapid test terhadap penumpang yang lain.


Silvester Teda Sada, kepada floreseditorial.com mengatakan, hal itu dilakukan sehubungan dengan adanya beberapa pasien positif covid-19 di Nagekeo yang mempunyai riwayat perjalanan menggunakan Kapal Sangke Palangga.  


“Satgas Covid-19 Nagekeo melakukan rapid test kepada penumpang Kapal Sangke Palangga yang tiba di Pelabuhan Maropokot pagi ini,” ungkapnya.


Hasil rapid test terhadap 71 penumpang, ada satu orang yang hasilnya reaktif, sehingga Satgas Covid-19 langsung memberikan edukasi agar menjalani karantina mandiri.  


“Ada satu orang tidak mengantongi hasil rapid test, dan setelah di-rapid test, hasilnya reaktif. Yang bersangkutan langsung diberi edukasi oleh Tim Satgas Bidang Penanganan Covid-19 dari Puskesmas Danga, dan selanjutnya menjalani karantina mandiri di Maropokot sambil menanti jadwal swab,” terangnya. 

 

Sementara untuk penumpang yang non reaktif, diminta melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing, dan diimbau mematuhi protokol kesehatan.


Ia menjelaskan, secara umum, tersisa satu kasus positif yang masih menjalani isolasi mandiri. Total kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Nagekeo, hingga hari ini tercatat ada 27 kasus.


“26 Kasus dinyatakan sembuh dan telah selesai masa isolasi. Tersisa satu kasus yakni, seorang Ibu dari Puskesmas Mauponggo, yang selama ini menjalani perawatan di RSUD Ende. Yang bersangkutan, kondisi memang sudah membaik, diperbolehkan kembali ke rumah dan harus menjalani masa isolasi mandiri di rumah sambil menanti hasil swab evaluasi," jelasnya.


Saat ini pula, tercatat 37 kasus yang sampel swab-nya sudah dikirim ke Kupang. Tiga kasus di antaranya sudah diperoleh hasil negatif.

Pihaknya masih menunggu hasil tiga sampel swab yang dikirim pada tanggal 6 Desember 2020 dan 31 sampel swab yang dikirim pada 8 Januari 2021 kemarin.


Tim satgas terus mengimbau dengan serius untuk mentaati protokol kesehatan pencegahan covid-19.


“Ketaatan bersama, sangat menolong kita bebas dari ancaman mematikan covid-19, termasuk covid-19 gelombang kedua sekalipun," tegasnya.