Iklan

FEC Media | Verified Writer
20 Jan 2021, 20.44 WIB
PemiluPolitik

Permohonan Paket Misi Teregistrasi di e-BPRK Mahkamah Konstitusi

Permohonan Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat Tahun 2020 yang diajukan oleh Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat Nomor Urut 2 atas nama, Drh. Maria Geong, Ph.D dan Silverius Sukur, SP. (Foto: Ist)


Manggarai Barat, Floreseditorial.com - Permohonan Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat Tahun 2020 yang diajukan oleh Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat Nomor Urut 2 atas nama, Maria Geong dan Silverius Sukur, melalui Kuasa Pemohon, Eleonarius Dawa, dari Dictum Jurist Law Office, pada Jumat (18/12/2020) pukul 21:32:22 WIB, sudah tercatat dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi Elektronik (e-BPRK) Mahkamah Konstitusi.


Bukti pencatatan tersebut tertuang dalam Akta Registrasi Perkara Konstitusi (APRK) Nomor 50/PAN.MK/ARPK/01/2021 pada Senin (18/1/2021) pukul 10:00 WIB.


Selanjutnya, diterangkan dalam APRK yang sama bahwa perkara tersebut segera akan ditetapkan hari sidangnya, dan kepada Pemohon, Termohon, dan Bawaslu, segera akan diberitahukan mengenai ketetapan tersebut. Demikian akta tersebut dibuat dan ditandatangani oleh Panitera.


Jadwal Persidangan


Berdasarkan Ketentuan Peratuan Mahkamah Konstitusi Nomor Nomor 8 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Mahkamah Konstitusi Nomor 7 Tahun 2020 tentang Tahapan, Kegiatan, dan Jadwal Penanganan Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, bahwa pada 18 - 20 Januari 2021, Mahkamah Konstitusi akan memberitahukan Hari Sidang Pertama kepada para pihak, baik Pemohon maupun Termohon. Sementara pemberitahuan sidang pertama kepada Calon Pihak Terkait, disampaikan pada 21 - 26 Januari 2021.


Selanjutnya, pada 26 - 29 Januari 2021, Mahkamah Konstitusi akan memulai tahapan Pemeriksaan Pendahuluan yang terdiri atas pemeriksaan kelengkapan dan kejelasan materi permohonan, serta memeriksa dan mengesahkan alat bukti Pemohon dan Pengucapan Ketetapan sebagai Pihak Terkait.


Pada 1 - 11 Februari 2021, Mahkamah Konstitusi akan memasuki tahapan Pemeriksaan Persidangan yang diawali dengan Penyerahan Jawaban Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Manggarai Barat sebagai Termohon, Keterangan Hakim, Pihak Terkait, dan Keterangan Bawaslu, selanjutnya memulai persidangan dengan agenda Mendengar Jawaban Termohon, Keterangan Pihak Terkait, Keterangan Bawaslu serta memeriksa dan mengesahkan alat bukti Termohon, Pihak Terkait, dan Bawaslu.


Sementara pada 15 - 16 Februari 2021, Mahkamah Konstitusi akan membacakan Putusan/Ketetapan dalam hal terdapat permohonan yang tidak diputus pada putusan akhir. Dalam kesempatan tersebut, Pemohon, Termohon, dan Pihak Terkait akan langsung dapat menerima pemberitahuan apakah Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat Tahun 2020 yang diajukan oleh Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat Nomor Urut 2 atas nama, Maria Geong dan Silverius Sukur, dilanjutkan atau tidak.


Jika dilanjutkan, maka pada 19 Februari  sampai 18 Maret 2021, akan dilaksanakan tahapan Pemeriksaan Persidangan Lanjutan dengan agenda mendengar keterangan saksi/ahli, serta memeriksa dan mengesahkan alat bukti. Agenda lain adalah Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH) Pembahasan Perkara dan Pengambilan Putusan oleh Hakim Mahkamah Konstitusi.


Selanjutnya, paling lambat tanggal 24 Maret 2021, sidang akan berakhir dengan Pengucapan Putusan/Ketetapan Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota, termasuk diantaranya adalah Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat Tahun 2020. Dan paling lambat tanggal 29 Maret 2021, Mahkamah Konstitusi akan menyampaikan Salinan Putusan/Ketetapan kepada Pemohon, Termohon, Pihak Terkait, Bawaslu, Pemerintah, dan DPRD.