Iklan

Adrianus Paju
1 Jan 2021, 12.37 WIB
Hukrim

Petaka Malam Pergantian Tahun, Pria di Cibal Dihajar Hingga Tewas

Korban saat dilarikan ke Puskesmas Pagal. (Foto: Adrian Paju)


Manggarai, Floreseditorial.com - Agustinus Tonuk (46), pria asal Golo, Desa Golo, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), tewas dihajar seorang pria bernama Ervan (27), pada Jumat (01/12/2020).


Kepolisian Sektor (Polsek) Cibal melalui Kapolsek Cibal, Ipda Heribertus D. E. Edot, kepada media ini, membenarkan peristiwa tersebut.


"Benar, tadi subuh tepatnya jam 03.00 Wita, kami mendapat laporan via telpon seluler dari Bhabinsa Koramil 1612/01 Cibal, Sertu Belasisus Not, bahwa telah terjadi pertengkaran di wilayah itu," ujarnya.


Mendengar informasi tersebut, lanjut Ipda Heri, pihaknya bersama Kepala Unit (Kanit) Intelkam Polsek Cibal bergegas menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan peristiwa tersebut.


"Alhasil, atas informasi tersebut, kami berhasil mengamankan seorang pria terduga pelaku, dan dibawa ke Polisi Resort (Polres) Manggarai, agar tidak terjadi situasi yang tidak diinginkan," ungkapnya.


Berdasarkan keterangan sementara dari terduga pelaku, kata Ipda Heri, kejadian bermula saat sekelompok pemuda sedang merayakan malam pergantian tahun, korban mendatangi mereka untuk bergabung.


Melihat korban ingin bergabung bersama kelompok pemuda itu, istri korban mengajak korban untuk segera istirahat di rumah. Namun, korban tidak menuruti permintaan istrinya hingga istri korban mengancamnya menggunakan batu.


Menanggapi itu, terduga pelaku merangkul istri korban, membujuknya untuk pulang ke rumah. Namun, selang beberapa saat, korban kembali mendatangi terduga pelaku dengan emosi dan mengeluarkan kata-kata, "Jangan mencampuri urusan keluarga orang lain", serta mengatai terduga pelaku sebagai anak haram. Terduga pelaku tidak terima dan terjadilah pertengkaran hingga adu jotos.


Akibat peristiwa tersebut, sekitar jam 04.00 Wita, korban dilarikan ke Puskesmas Pagal untuk mendapat perawatan medis. Naas, menurut keterangan pihak medis, korban sudah tidak bernyawa.


Ipda Heri menambahkan, saat ini pihak Polsek Pagal melalui Polres Manggarai belum bisa memastikan penerapan pasal terhadap terduga pelaku, lantaran pihaknya masih mengumpulkan keterangan para saksi dan terduga pelaku, serta menunggu hasil visum et repertum.


"Kami belum bisa memastikan pasal yang dapat menjerat terduga pelaku dari peristiwa tersebut, karena masih mengumpulkan keterangan para saksi dan korban terkait itu. Yang jelas untuk sementara peristiwa tersebut masuk dalam unsur penganiayaan," tutupnya.


Hingga kini, korban masih disemayamkan di rumah duka. Sementara terduga pelaku sudah diamankan di Mako Polres Manggarai.