Iklan

Redaksi Flores Editorial
8 Jan 2021, 22.10 WIB
Hukrim

Pohon Cendana di Kantor Bupati TTS Hilang, ARAKSI Lapor Polisi

 

Ketua ARAKSI, Alfred Baun saat melaporkan kasus pohon cendana yang hilang di halaman kantor Bupati lama TTS (foto: Spektrumntt.com)

TTS, Floreseditorial.com - Pohon cendana yang ditanam di halaman Kantor Bupati lama Timor Tengah Selatan (TTS), beberapa hari belakangan  menjadi sorotan.


Pasalnya, pohon cendana yang menjadi salah satu kekayaan alam, yang mengantarkan bangsa asing masuk pulau Timor, selain rempah-rempah ini, tiba-tiba saja hilang. 


Sejumlah pihakpun ramai membahas raibnya pohon cendana yang  berada di depan Dinas Ketahanan Pangan itu. 


Menyikapi kondisi itu, Aliansi Rakyat Anti Korupsi (ARAKSI) kabupaten TTS, secara resmi melaporkan hilangnya pohon cendana itu ke Polres TTS, Jumat (8/1/2021). Kasus tersebut tertuang laporan polisi dengan nomor laporan STTLP/03/I/2021/RES TTS. 


Ketua ARAKSI, Alfred Baun, kepada awak media mengatakan, pihaknya telah mengantongi sejumlah bukti sebelum melapor ke Polres TTS. 


Ia menegaskan, publik menginginkan kasus itu dilaporkan  ke pihak yang berwajib, sebab pohon cendana itu ditanam pada masa kepemimpinan Bupati Kornelis Tapabat. Penanaman pohon cendana itu, kata Afred menjadi sejarah sebab disertai tutur adat. 


"Cendana itu adalah pohon sakral yang di tanam sejak Pak Bupati Kornelis Tapatab dengan pak Piet Tallo menggunakan tutur adat, untuk kemudian menjadi catatan sejarah. Karena seperti yang kita tau, bahwa logo Pemerintah Daerah Timor Tengah Selatan adalah akar kayu cendana," tukasnya. (Joe)