Advertisement

Redaksi Flores Editorial
6 Jan 2021, 22.40 WIB
Hukrim

Polsek Lembor Masih Menyelidiki Kasus Keributan Saat Malam Pergantian Tahun di Maras


Kapolsek Lembor, IPTU Yoga. (Foto: Hyro Jehadun)



Manggarai Barat, Floreseditorial.com - Keributan antar warga di Kampung Maras, Desa Wae Kanta, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), pada Jumat (1/1/2021) pukul 5.30 Wita, masih dalam penanganan Kepolisian Sektor (Polsek) Lembor.


Kapolsek Lembor, IPTU Yoga, mengatakan, korban yang juga menjadi pelopor yakni, Frengki, merupakan warga Kampung Maras, Desa Wae Kanta. Sementara itu, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. 



“Masih proses penyelidikan, dan setelah itu kita akan melakukan pemeriksaan terhadap pelapor yang juga menjadi korban. Dan belum kita tetapkan tersangka. Masih proses, minggu ini kita akan periksa saksi dulu," terangnya.


Ia menjelaskan, tersangka dapat dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang Pengeroyokan, atau Pasal 170 KUHP jika dilakukan oleh orang banyak atau pelakunya lebih dari satu.


"Menurut keterangan korban, kejadian itu terjadi di rumah anak dari kakaknya, saat kumpul keluarga dalam rangka merayakan pergantian tahun.


Awalnya, ada empat pemuda dari rumah sebelah barat datang untuk memberikan ucapan dan selamat tahun baru. Salah satu anak dari kakak saya yang bernama Tus, tidak mau bersalaman dengan salah satu dari keempat pemuda tersebut. Pemuda tersebut tidak terima, lalu terjadilah saling dorong,” jelas IPTU Yoga.


Mengenai kondisi korban, pihak Kepolisian masih menunggu hasil visum. (hpj)