Advertisement

Ignasius Tulus
8 Jan 2021, 10.23 WIB
kesehatanNews

Puskesmas di Matim Lengang Saat Jam Pelayanan, Pasien Terlantar

 

Foto: Puskesmas Lawir (Ist)

Manggarai Timur, Floreseditorial.com - Ketidakdisiplinan Petugas Kesehatan (Nakes) di Puskesmas Lawir, Kecamatan Pocoranaka Timur, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT), sontak menjadi sorotan publik Matim.


Pasalnya, di saat jam kerja masih berlangsung, semua Nakes di puskesmas tersebut tidak berada di tempat, mengakibatkan pasien terabaikan dari pelayanan medis.


Hal itu seperti dialami salah satu warga asal Desa Rengkam, Kecamatan Pocoranaka Timur, yakni Charles Marsoni. 


Charles bersama Istrinya, Yovika Yen, pada Rabu (6/1/2021) datang ke Puskesmas Lawir untu mendapat penanganan medis. Namun sesampainya di puskesmas tersebut, semua pintu puskesmas terkunci rapat.


"Pukul 14.00 Wita saya bersama Istri datang ke Puskesmas Lawir. Di sana tidak ada orang. pintu depan dan belakang terkunci. Saya sangat kecewa," ujar Charles.


Charles mengatakan, saat itu, Istrinya sangat membutuhkan pertolongan Petugas Kesehatan.


Ia mengatakan, melihat semua pintu puskesmas tertutup, Ia bersama Istri pun akhirnya menunggu hampir sejam lamanya. Namun meski lama menunggu, para Nakes pun tak kunjung datang.


Menanggapi hal itu, Kepala Puskesmas (Kapus) Lawir, Fabianus Yan Supandi, kepada media, Kamis (7/1/2021), mengakui, saat Charles datang ke puskesmas tersebut, semua Nakes memang tak ada di tempat. 


Menurutnya, saat itu, pihak puskesmas sedang mengikuti acara Doa Arwah dari Alm. Dominikus Badut, Ayah dari salah satu Nakes di puskesmas itu. Meski demikian, kata Fabianus, dirinya akan tetap memanggil Nakes yang piket pada saat itu. 


"Besok saya panggil petugas yang piket. Mohon maaf atas pelayanan kami," ujar Fabianus.


Ia mengatakan, saat Charles bersama Istrinya pulang dari puskesmas, Nakes yang piket sore itu pun datang untuk menangani pasien, namun pasien sudah lebih dulu pulang.


"Memang ada sedikit kendala waktu bagi Tenaga Medis yang piket pagi dan sore. Namun hari ini, pasien tidak mampir ke puskesmas. Padahal kami sudah suruh pasien tersebut untuk datang,” ungkapnya.


Ia menambahkan, pihaknya sudah berusaha agar pasien (Istri Charles, red), dapat dirawat kembali di puskesmas tersebut.