Iklan

 


Redaksi Flores Editorial
25 Jan 2021, 14.48 WIB
News

Sepasang Pasutri di Kupang Tewas Tertimbun Longsor

 

Bencana tanah longsor. (Foto: ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar)


Kupang, Floreseditorial.comTingginya intensitas hujan menyebabkan terjadinya longsor di Kota Kupang, Senin (25/1/2021) dini hari. Naas, peristiwa tersebut merenggut nyawa sepasangan suami istri (pasutri).


Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) membenarkan perihal peristiwa tersebut.


“Longsor terjadi sekitar pukul 05.00 Wita tadi, di sekitar bantaran Kali Liliba, di RT.16/RW.04, Kelurahan Tuak Daun Merah. Sepasang suami istri dilaporkan tewas," ungkap Kepala BPBD Kota Kupang, Maxi Didok.


Maxi menambahkan, korban berinisial PT dan M, langsung dievakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit Leona Kota Kupang.


Ia menjelaskan, pihaknya sedang berada dilokasi kejadian ketika dihubungi media. Saat terjadi longsor, lanjutnya, sebuah batu berukuran besar yang berada di area lebih tinggi, terlepas dan menghantam rumah korban. Rumah beserta korban yang saat itu berada di dalam rumah, ikut tertimbun longsor.



Saat terjadi longsor, lanjutnya, sebuah batu berukuran besar yang berada di area lebih tinggi, terlepas dan menghantam rumah korban.


“Rumah-rumah warga di sekitar lokasi longsor ini hanya bergantungan di atas tebing, sehingga ketika terjadi peresapan air dari limbah maupun air hujan dengan intensitas cukup tinggi, menimbulkan longsor,” ujarnya.


Ia mengungkapkan, petugas yang berada di lokasi akan berusaha mengevakuasi masyarakat terlebih dahulu, karena kondisi cuaca yang buruk, sehingga sangat berbahaya untuk masyarakat berada di lokasi terjadinya longsor.