Advertisement

Valerius Isnoho
13 Jan 2021, 22.17 WIB
News

Setelah Beberapa Jam Ditutup, Layanan IGD RSUD Ben Mboi Ruteng Kembali Dibuka

 

RSUD dr. Ben Mboi Ruteng, Kabupaten Manggarai. (Foto: Ist)

Manggarai, Floreseditorial.com - Layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) BLUD RSUD dr. Ben Mboi Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya dibuka kembali setelah sebelumnya dinyatakan tutup sementara.


Hal itu diketahui berdasarkan Surat Pengumuman Nomor: RSUD.445.6/23/I/2021, tentang penutupan sementara layanan IGD BLUD RSUD dr. Ben Mboi untuk keperluan disinfeksi.



Surat yang ditandatangi Direktur BLUD RSUD dr. Ben Mboi Ruteng, Kepala Tata Usaha BLUD RSUD dr. Ben Mboi Ruteng, Maxmilian S. Kolbey, menerangkan, usai proses disinfeksi dilakukan, BLUD RSUD dr. Ben Mboi khususnya di ruangan IGD, kini telah dibuka kembali.


“Sekarang pelayanan di IGD BLUD RSUD dr. Ben Mboi Ruteng sudah dibuka kembali,” ungkap Maxmilian Kolbey, saat ditemui di ruangannya, Rabu (13/1/2021).


Kepala Tata Usaha BLUD RSUD dr. Ben Mboi Ruteng, Maxmilian S. Kolbey, meminta maaf kepada seluruh masyarakat Manggarai, terkait surat pengumuman yang dikeluarkan siang tadi, bahwa IGD ditutup.


“Terkait pengumuman siang tadi itu bahwa IGD tutup, karena ada riwayatnya. Karena kemarin ada masuk pasien yang suspeknya positif covid-19. Itu yang ditegaskan dengan pemeriksaan antigen. Jadi menurut saran dokter kemarin itu, Dia harus masuk di ruangan isolasi, karena pasien kemarin itu mendesak untuk pulang karena keberatan untuk diisolasi. Setelah itu, malamnya pasien yang bersangkutan masuk lagi dan pagi tadi pasien tersebut meninggal, dan setelah Test Cepat Molekul (TCM), bahwa pasien tersebut positif covid-19,” jelas Kolbey.



Ia menyampaikan, atas dasar riwayat tersebut, pihak RSUD dr. Ben Mboi sepakat melakukan penyemprotan disinfektan di ruangan IGD, untuk mencegah klaster baru.


“Supaya ruangan IGD steril kembali, itu makanya siang tadi tutup sementara, untuk melakukan penyemprotan disinfektan. Setelah melakukan penyemprotan tadi, ruangan IGD buka kembali,” ungkapnya.


Ia menegaskan, penutupan sementara layanan IGD adalah karena sterilisasi ruang IGD.


"Intinya tutup sementara ruangan IGD itu karena adanya proses sterilisasi ruangan IGD," tegasnya.