Iklan

 


Adrianus Paju
30 Jan 2021, 16.25 WIB
News

Tak Ada Jembatan, Warga Reok Barat Gotong Motor Seberangi Sungai

 
Warga saling membantu menggotong motor menyeberangi sungai. (Foto: Ist)

Manggarai, Floreseditorial.com - Saat musim hujan tiba, sudah menjadi rutinitas para pengguna jalan yang melintasi wilayah Talang, Desa Loce, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk menggotong kendaraan roda doa seperti motor, agar dapat melintasi wilayah tersebut.

Kali Wae Ngancar, salah satu kali yang mengalir tepat di tengah jalur poros lintas desa antar wilayah Kajong, Sambi menuju Desa Loce dan sekitarnya itu, belasan bahkan puluhan tahun tak kunjung diperhatikan oleh pemerintah. Tak ada akses jembatan, membuat para pengguna jalan yang hendak menuju Desa Loce dan sebaliknya, harus menggotong kendaraan mereka saat hendak menyeberang melewati wilayah itu.

Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Desa (Kades) Benteng Loce, Valentinus Soman, kepada Wartawan, Sabtu (30/1/2021), mengatakan, selain pengendara kendaraan bermotor, ruas jalur yang melewati kali tersebut sangat berisiko bagi anak-anak sekolah.

“Kondisi luapan kali saat musim hujan ini sangat berisiko tinggi bagi para pengendara bermotor dan anak-anak sekolah yang melintas,” jelasnya.

Valentinus menambahkan, meski belum pernah memakan korban jiwa, derasnya volume air saat ini, mengharuskan anak sekolah untuk tidak berangat ke sekolah, sebab sangat berisiko tinggi bagi keselamatan mereka.

“Luapan kali sangat berisiko, tidak hanya bagi orang-orang dewasa, risiko besar juga dipikirkan orang tua, terutama untuk anak-anak yang hendak berangkat sekolah ke Loce,” ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk mencapai Sekolah Dasar Katolik (SDK) Loce, Sekolah Menengah Pertama Kejuruan (SMPK) Wydiarti, serta Sekolah Menangah Atas (SMA) Negeri 1 Reok di Loce, anak-anak sekolah yang berasal dari tiga kampung pendukung yakni Talang, Sambi dan Kajong, rela melintasi derasnya arus kali tersebut. Selain itu, 80% lahan pertanian milik warga Desa Loce, umumnya terdapat di sebelah bantaran kali itu.

"Semoga pemerintah dan dinas terkait segera memperhatikan kondisi ruas jalur ini, untuk segera dibangunkan jembatan, sehingga aktivitas warga masyarakat Desa Loce dan sekitarnya tidak terhambat di saat musim hujan," tukasnya.